Ditjen Pajak Klaim Tak Istimewakan Bisnis e-Commerce

Selasa, 24 Maret 2015 - 17:14 WIB
Ditjen Pajak Klaim Tak...
Ditjen Pajak Klaim Tak Istimewakan Bisnis e-Commerce
A A A
JAKARTA - Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mengklaim tidak mengistimewakan bisnis jual beli online (e-Commerce) yang selama ini kerap tidak tersentuh pajak.

Direktur Kepatuhan Internal dan Transformasi Sumber Daya Aparatur Ditjen Pajak Wahyu K Tumakaka mengungkapkan, pihaknya tidak melakukan target operasi mengenai sasaran pajaknya. Namun, siapapun orang atau badan yang memenuhi kriteria wajib pajak harus patuh membayar pajak.

"Ditjen pajak itu tidak melakukan target operasi seperti itu. Diharapkan semua wajib pajak itu taat dan memenuhi kewajiban. Tidak harus siapa-siapanya, diharapkan semua wajib pajak patuh," tuturnya kepada Sindonews di Jakarta, Selasa (24/3/2015).

Menurutnya, pemerintah juga tidak membedakan antara bisnis online dan offline mengenai pengenaan pajak. Bisnis apapun yang memiliki laba sesuai kriteria wajib pajak, maka harus dikenakan pajak.

"Kalau bisnis online dan tidak online itu sama saja, kalau ada laba ya harus bayar pajak. Jadi labanya yang ditekankan," imbuh dia.

Wahyu menjelaskan, bisnis e-Commerce selama ini memiliki badan hukum sendiri. Sebab itu, kepatuhan pajaknya disesuaikan dengan badan hukum masing-masing. "Jadi, kita enggak misah-misahkan e-Commerce atau tidak e-Commerce. Jadi kalau mereka itu wajib pajak, ya harus bayar pajak," tegas dia.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Siap-siap Penggila Belanja...
Siap-siap Penggila Belanja Online, Pajak Digital Bisa Berlaku ke Seluruh E-Commerce
Ramaikan Pasar e-commerce,...
Ramaikan Pasar e-commerce, Market America Worldwide | SHOP.COM Resmi Masuk Indonesia
Waspada, Social Commerce...
Waspada, Social Commerce Bakal Digerus AI Commerce
Ipsos 2025 Membedah:...
Ipsos 2025 Membedah: Bagaimana UMKM dan Brand Lokal Berjuang di Arena E-Commerce?
3 Alasan Menkeu Purbaya...
3 Alasan Menkeu Purbaya Kejar Pengemplang Pajak Besar daripada Kerek Pajak E-Commerce
ABC Berdayakan Para...
ABC Berdayakan Para Ibu Melalui Social Commerce
Berita Terkini
Pengawasan DMO Diperketat,...
Pengawasan DMO Diperketat, PLN Didorong Kebut Kontrak Pasokan Batu Bara
51 menit yang lalu
Garuda Terapkan Bagasi...
Garuda Terapkan Bagasi Piece Concept, Bawaan Penumpang Bisa hingga 64 Kg
2 jam yang lalu
Selat Hormuz Kembali...
Selat Hormuz Kembali Ditutup Total, Siap-siap Harga Minyak Bisa Meroket
3 jam yang lalu
Bandara Banda Neira...
Bandara Banda Neira Bakal Dibangun Ulang, Pesawat Kapasitas Besar Bisa Mendarat
4 jam yang lalu
Bank Sentral Global...
Bank Sentral Global Kompak Borong Emas, Hapus Ketergantungan Dolar AS
6 jam yang lalu
Modi Incar Harta Karun...
Modi Incar Harta Karun Terlarang Australia demi Terangi Negaranya
8 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved