Pemerintah Cegah Pemburu Rente Pengelolaan Blok Migas

Kamis, 26 Maret 2015 - 07:01 WIB
Pemerintah Cegah Pemburu...
Pemerintah Cegah Pemburu Rente Pengelolaan Blok Migas
A A A
JAKARTA - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said mengemukakan, aturan keikutsertaan pemerintah daerah mengelola blok migas untuk mencegah pemburu rente.

Dia menjelaskan, aturan dalam participating interest (PI) blok migas mengedepankan aspek keadilan. Hal itu agar peran daerah dalam memajukan ekonomi setempat bisa tercapai.

"Ini didasari agar memberi manfaat kepada masyarakat setempat. Niat dapat saham partisipasi, maka manfaatnya kita jaga supaya jatuh benar-benar ke masyarakat," ujar Sudirman di Jakarta, Rabu (25/3/2015).

Dia mengatakan, aturan tersebut dituangkan dalam bentuk Peraturan Menteri (Permen) untuk menutup celah pemburu rente terhadap pemberian hak partisipatsi pengelolaan Blok Migas ke Pemda. Untuk itu, persyaratan tersebut wajib apabila pemda ingin mendapatkan hak partisipasi 10%.

Sudirman mengungkapkan, permainan yang kerap terjadi saat ini ialah banyak oknum yang memodali dalam bentuk investasi. Alhasil, pengelolaan blok migas tidak lagi sepenuhnya dilakukan pemda.

"Kami ingin menutup pemburu rente yang masuk kemudian ditinggal kalau sudah dapat untung. Sebelum menimbulkan macam-macam dan spekulasi, maka kami buat aturan itu," tegasnya.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Tarik Investor Migas,...
Tarik Investor Migas, Kementerian ESDM Pangkas Perizinan
Banyak Proyek Migas...
Banyak Proyek Migas Alami Stagnasi, Investasi Tak Capai Target
Kementerian ESDM: Manajemen...
Kementerian ESDM: Manajemen Risiko Mutlak bagi Bisnis Migas
Kementerian ESDM Usulkan...
Kementerian ESDM Usulkan Industri Hulu Migas Bebas Pajak
Kementerian ESDM Bakal...
Kementerian ESDM Bakal Lelang 3 WK Migas Terminasi Akhir Tahun Ini
Gairahkan Investasi...
Gairahkan Investasi Migas, Kementerian ESDM Siapkan Insentif dan Kebijakan Baru
Berita Terkini
Gejolak Global Meningkat,...
Gejolak Global Meningkat, Gubernur BI Prediksi Ekonomi Indonesia 2026 Tumbuh 4,9-5,7%
10 menit yang lalu
Prudential Indonesia...
Prudential Indonesia Catat 10 Tahun Beruntun dengan Jumlah MDRT Terbanyak di RI
43 menit yang lalu
Tok! BI Tahan Suku Bunga...
Tok! BI Tahan Suku Bunga Acuan Juli 2026 di level 5,75 Persen
50 menit yang lalu
Contek Dubai, Airlangga...
Contek Dubai, Airlangga Sebut Pusat Financial Berada di Zona Ekonomi Khusus
1 jam yang lalu
Italia Boncos, Bayar...
Italia Boncos, Bayar Rp500 Juta per Hari Cuma Buat Parkir Superyacht Sitaan Milik Miliarder Rusia
1 jam yang lalu
ADVAN Universe 2026...
ADVAN Universe 2026 Digelar di Bandung, Perkuat Ekosistem Talenta Digital
2 jam yang lalu
Infografis
8 Kebijakan Baru Pemerintah...
8 Kebijakan Baru Pemerintah Hadapi Tekanan Global! WFH hingga MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved