REI Expo 2015 Tawarkan Banyak Hunian Vertikal

Sabtu, 02 Mei 2015 - 21:29 WIB
REI Expo 2015 Tawarkan...
REI Expo 2015 Tawarkan Banyak Hunian Vertikal
A A A
JAKARTA - Hunian vertikal, seperti apartemen banyak ditawakan pada gelaran REI Expo 2015. Apalagi, untuk hunian Jakarta dengan lahan terbatas, sehingga menjadi daya tarik tersendiri bagi konsumen.

"Hunian vertikal ini makin diminati. Masyarakat dan budaya kita juga sudah semakin menerima terutama di pusat-pusat kota seperti Jakarta," kata Ketua Umum DPP Real Estat Indonesia (REI) Eddy Hussy di Jakarta, Sabtu (2/5/2015).

Dia menjelaskan, di luar daerah memang masih minim hunian vertikal sebab lahan juga masih tersedia. Berbeda dengan Jakarta dengan lahan yang semakin terbatas dari tahun ke tahun, sehingga hunian vertikal menjadi alternatif yang diminati.

Di tempat yang sama, Direktur Konsumer Banking PT Bank Negara Indonesia (BNI/persero Tbk) Anggoro Eko Cahyo mengatakan, BNI akan terus berkomitmen mendukung perkembangan industri properti di Tanah Air.

BNI untuk ke-5 kalinya telah menjadi official bank dalam perhelatan pameran properti terbesar di Indonesia REI Expo.

"Dengan komitmen sebagai bank penyedia KPR bagi masyarakat, BNI dengan produk KPR BNI Griya senantiasa mendukung perkembangan industri properti di Indonesia melalui berbagai kemudahan fasilitas kredit dalam membantu semua segmen masyarakat memiliki rumah idaman mereka," ujarnya.

Tahun ini, BNI menawarkan pembelian perumahan kepada konsumen melalui program suku bunga 9% per tahun dengan masa efektif fixed satu tahun. Selain itu, suku bunga 9,25% efektif fixed dua tahun, biaya provisi 0,5% serta bebas biaya administrasi.

Program tersebut berlaku untuk berbagai tujuan kredit, di antaranya pembelian rumah, pembelian apartemen, pembelian ruko atau rukan baru pada pengembang yang bekerja sama dengan BNI.

Sementara Vice President Consumer and Retail Lending PT Bank BNI Indomora Harahap mengatakan, BNI juga menawarkan KPR subsidi melalui skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) dengan bunga rendah 5%.

"Kami juga informasikan juga secara luas bahwa BNI juga menyalurkan KPR FLPP. Bunga KPR FLPP semua sama ikut aturan pemerintah 5%.‎ Pada 2015, yang kami akan salurkan Rp217 miliar," ucapnya.

Menurut dia, KPR subsidi melalui program FLPP telah berjalan sejak 2010 dan memberikan kontribusi kepada masyarakat dengan tingkat pengembalian mencapai 99,5%.

"Rasio kredit macet pada KPR bersubsidi ini tergolong rendah atau 0,5% sejak berjalan 2010. BNI sudah ikut bantu program pemerintah sejak 2010. Kita kontribusi Rp146 miliar selama lima tahun, kolektabilitasnya 99,5%,"‎ tuturnya.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
REI Dukung Pemerintah...
REI Dukung Pemerintah Pulihkan Real Estate
Penjualan Properti Menurun,...
Penjualan Properti Menurun, Tapi Rumah di Bawah Rp1,5 M Masih Laku Keras
Kelas Menengah Milenial...
Kelas Menengah Milenial Dominasi Pembelian Properti Residensial
Ketua REI Jabar 2024-2027...
Ketua REI Jabar 2024-2027 Menyadari Tantangan Sektor Real Estate Makin Berat
Bos Chalidana Group,...
Bos Chalidana Group, H Mochamad Ilyas Maju Jadi Ketua REI Jatim 2024-2027
DPD REI Sulsel Musda...
DPD REI Sulsel Musda 19 Oktober, 7 Nama Menguat Perebutkan Kursi Ketua
Berita Terkini
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Bangun Budaya Sadar Bencana di Lingkungan Sekolah
35 menit yang lalu
Danantara Buka Pendaftaran...
Danantara Buka Pendaftaran Lenders Panel untuk Pembiayaan PSEL
49 menit yang lalu
Kepercayaan Konsumen...
Kepercayaan Konsumen Antarkan KARA Raih Empat Penghargaan IOB Award 2026
50 menit yang lalu
Kredit Perbankan Juni...
Kredit Perbankan Juni 2026 Tumbuh 12,67%, BI Optimistis Capai Target Tahun Ini
1 jam yang lalu
Tips MotionTrade: Kenali...
Tips MotionTrade: Kenali Risiko Investasi Reksa Dana sebelum Mulai Berinvestasi
1 jam yang lalu
KAI Logistik Kelola...
KAI Logistik Kelola 8,7 Juta Ton Angkutan Barang di Semester I 2026
1 jam yang lalu
Infografis
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved