Wall Street Menguat Didorong Saham Teknologi

Jum'at, 08 Mei 2015 - 08:53 WIB
Wall Street Menguat...
Wall Street Menguat Didorong Saham Teknologi
A A A
JAKARTA - Indeks saham di Wall Street berakhir menguat pada Kamis waktu setempat didukung melonjaknya saham teknologi dan stabilnya suku bunga global.

Selain itu, hasil kinerja kuartalan yang kuat Alibaba serta spekulasi situs Yelp.com sedang menjajaki penjualan mendorong kenaikan saham teknologi. Sektor teknologi di indeks S&P (SPLRCT) menguat 0,87%.

Saham Alibaba (BABA.N) melonjak 7,5% karena kinerjanya naik di atas perkiraan. Sementara Yahoo (YHOO.O), yang memiliki saham di Alibaba juga terkerek naik 5,3%.

Adapun saham Yelp (YELP.N) melonjak 23% setelah Wall Street Journal melaporkan bahwa perusahaan sedang menjajaki penjualan.

Sementara jumlah orang Amerika yang mengajukan klaim baru untuk tunjangan pengangguran mendekati tingkat terendah dalam 15 tahun terakhir, menunjukkan momentum positif dalam perekonomian. Namun, tidak begitu banyak mengubah ekspektasi kenaikan suku bunga oleh Federal Reserve pada September 2015.

Adapun kenaikan baru-baru suku bunga global yang telah memberi kekhawatiran Wall Street juga menunjukkan tanda-tanda stabilisasi, sementara reli harga minyak berakhir. Harga minyak turun setelah menyentuh tertinggi pada tahun 2015 pada Rabu, mendorong indeks energi turun 1,1%.

"Itu kondisi yang drastis, memberi imbas besar di obligasi dan jatuhnya harga minyak membantu kami fokus pada saham," kata Kepala Strategi Pasar di Wunderlich Securities Art Hogan seperti dilansir dari Reuters, Jumat (8/5/2015). .

Investor menunggu laporan tenaga kerja April pada Jumat yang akan menawarkan indikasi segar terhadap kesehatan ekonomi dan berpotensi memengaruhi Fed menaikkan suku bunga untuk kali pertama sejak 2006.

"Laporan besok (Jumat) akan menjadi petunjuk bagi kita untuk percaya apakah Juni akan dilakukan penaikkan suku bunga," kata Hogan.

Dow Jones Industrial Average ditutup naik 82,08 poin atau 0,46% menjadi berakhir pada 17.924,06; indeks S&P 500 naik 7,85 poin atau 0,38% ke 2.088; dan Nasdaq Composite bertambah 25,90 poin atau 0,53% ke 4.945,54.

Sekitar 6,9 miliar saham ditransaksikan di bursa AS, di bawah rata-rata harian selama lima sesi terakhir sebanyak 7,1 miliar saham.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Wall Street Terdongkrak...
Wall Street Terdongkrak Diterpa Optimisme Pengembangan Vaksin Corona
Wall Street Berbalik...
Wall Street Berbalik Jatuh di Tengah Ancaman Trump Tutup Facebook dan Twitter
Wall Street Mixed Saat...
Wall Street Mixed Saat Dow dan S&P 500 Jatuh Dibayangi Kasus Baru Covid-19
Wall Street Turun Tajam...
Wall Street Turun Tajam Dihantam Aksi Jual Saham Teknologi
Microsoft Pikir-pikir...
Microsoft Pikir-pikir Beli TikTok Bikin Nasdaq Cetak Rekor, Wall Street Rebound
Wall Street Lebih Tinggi...
Wall Street Lebih Tinggi di Tengah Ancang-ancang Stimulus USD1 Triliun Gedung Putih
Berita Terkini
Kuasai 25% Kekayaan...
Kuasai 25% Kekayaan Miliarder AS: 144 Imigran Terkaya Pecahkan Rekor Rp39.261 Triliun
12 menit yang lalu
Jelang Mandatori SAF...
Jelang Mandatori SAF 1% di 2027, Pertamina Patra Niaga Percepat Ekosistem
1 jam yang lalu
Tren Penguatan IHSG...
Tren Penguatan IHSG Lanjut ke 6.346, Transaksi di Awal Sesi Cetak Rp627 Miliar
1 jam yang lalu
AS Gempur Iran 12 Malam...
AS Gempur Iran 12 Malam Beruntun & Houthi Tembak Tanker Saudi, Harga Minyak Dunia Tembus USD96/Barel
2 jam yang lalu
Purbaya Bebaskan Bea...
Purbaya Bebaskan Bea Masuk Impor LPG dan Komponen Pesawat Udara
2 jam yang lalu
Indonesia Punya 40%...
Indonesia Punya 40% Cadangan Nikel Dunia, Anehnya Tak Bisa Pimpin Rantai Pasok Baterai Global
3 jam yang lalu
Infografis
China Luncurkan AI Baru...
China Luncurkan AI Baru Manus, Pintar Analisis Pasar Saham
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved