PSR dan Diplomasi Sawit Jadi Program Prioritas Gapki

Rabu, 08 Maret 2023 - 08:52 WIB
Sekretaris Jenderal Gapki Eddy Martono saat diwawacarai wartawan di Kuta, Bali, Selasa petang (8/3/2023).
BALI - Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia ( Gapki ) memprioritaskan percepatan peremajaan sawit rakyat (PSR). Untuk mewujudkan hal tersebut, organisasi perusahaan kelapa sawit ini akan memperkuat kerja sama dengan pemerintah dan petani kelapa sawit.

“Sesuai dengan amanah Wapres saat pembukaan Munas Gapki pekan lalu, pelaku usaha sawit harus memperkuat kemitraan dengan petani,” kata Sekretaris Jenderal Gapki Eddy Martono kepada wartawan di Kuta, Bali, Selasa petang(8/3/2023).



Eddy sebagai salah satu calon kuat Ketua Umum Gapki dalam Munas XI yang berlangsung pekan ini, mengatakan keberlanjutan industri sawit akan bergantung kepada pencapaian program PSR.

(Baca juga:Mentan: Pemerintah All Out Dukung Gapki)

“Di Papua juga telah dilaksanakan PSR. Target PSR di Papua tahun 2020-2022 adalah 6.000 hektare (ha), namun pencapaiannya belum sesuai rencana. Kami harapkan setelah pencapaian pada tahun ini akan lebih baik,” kata Eddy.

Eddy menegaskan bahwa saat ini tren produktivitas perkebunan sawit sedang mengalami penurunan yang disebabkan banyak faktor. Namun Eddy yakin bahwa perhatian terhadap intensifikasi dan PSR menjadi kunci dalam pengembangan industri sawit di masa depan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!