Kecemasan Krisis Perbankan Reda, Harga Minyak Mentah Kembali Mendidih

Rabu, 22 Maret 2023 - 14:34 WIB
Beberapa pengamat bank sentral teratas mengatakan The Fed dapat menghentikan sementara kenaikan suku bunga lebih lanjut atau menunda merilis proyeksi ekonomi baru.

Selain itu, salah satu sumber dari organisasi internasional yang berisi negara pengekspor minyak dan sekutu yang dipimpin Rusia, OPEC+, menyampaikan kepada Reuters bahwa penurunan harga mencerminkan ketakutan perbankan daripada penawaran dan permintaan.

Baca juga: Rekor, Raksasa Minyak Saudi Aramco Cetak Laba Rp2,48 Kuadriliun Sepanjang 2022

Sejumlah analis juga mengatakan hal senada. “Penurunan harga terbaru bersifat spekulatif dan tidak didasarkan pada fundamental. Saya memperkirakan minyak akan mencapai USD140 per barel pada akhir tahun,” ujar Hedge Fund Manager, Pierre Andurand, dilansir Reuters, Rabu (22/3/2023)
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!