Ancaman Resesi Global di Depan Mata, Anggota G20 Rapatkan Barisan
Senin, 20 Juli 2020 - 11:29 WIB
Presiden Presiden Jokowi mengikuti KTT Luar Biasa G20 secara virtual dari Istana Bogor, Jawa Barat, Kamis (26/3). Foto/Dok
JAKARTA - Negara-negara G20 kembali memperkuat kerja sama di sektor keuangan dalam upaya menanggulangi dampak Covid-19. Upaya itu dilakukan dengan mengadakaan pertemuan secara virtual dengan anggota G20 yang digawangi Arab Saudi membahas terkait ancaman resesi global akibat pandemi virus corona.
Menteri Keuangan Sri Mulyani menyatakan bahawa Pemerintah Indonesia telah mengambil langkah luar biasa dalam menghadapi krisis ekonomi akibat terdampak pandemi virus corona. Langkah kebijakan luar biasa itu dilakukan sebagai salah satu negara berkembang dalam menghadapi krisis.
"Ini adalah sebuah kehormatan bagi Indonesia menjadi bagian pengembangan naskah dengan membagikan pengalaman kebijakan kami dalam mendukung pemuda, wanita, dan kelompok rentan. Ada tiga langkah yang kita ambil yaitu Program Kartu Indonesia Pintar, Program Link and Match untuk Sekolah Menengah Kejuruan, dan Pembiayaan Ultra Mikro," ujar Sri Mulyani, di Jakarta, Senin (20/7/2020).
Baca Juga: Proyeksi IMF: Resesi Ekonomi Global Akan Lebih Buruk
Menteri Keuangan Sri Mulyani menyatakan bahawa Pemerintah Indonesia telah mengambil langkah luar biasa dalam menghadapi krisis ekonomi akibat terdampak pandemi virus corona. Langkah kebijakan luar biasa itu dilakukan sebagai salah satu negara berkembang dalam menghadapi krisis.
"Ini adalah sebuah kehormatan bagi Indonesia menjadi bagian pengembangan naskah dengan membagikan pengalaman kebijakan kami dalam mendukung pemuda, wanita, dan kelompok rentan. Ada tiga langkah yang kita ambil yaitu Program Kartu Indonesia Pintar, Program Link and Match untuk Sekolah Menengah Kejuruan, dan Pembiayaan Ultra Mikro," ujar Sri Mulyani, di Jakarta, Senin (20/7/2020).
Baca Juga: Proyeksi IMF: Resesi Ekonomi Global Akan Lebih Buruk
Lihat Juga :