Penerimaan Bea Cukai Turun Jadi Rp72,24 Triliun, Sri Mulyani Beberkan Penyebabnya
Senin, 17 April 2023 - 19:30 WIB
"Ini penyebabnya terutama di BK, karena BK mengalami penurunan hingga 71,66%. Ini dipengaruhi harga crude palm oil (CPO) yang terus menurun dan turunnya volume ekspor komoditas mineral," ungkap Sri.
Sehingga, dia mengatakan bahwa memang tidak langsung diekspor dari sisi komoditas mineral secara raw materials. Namun di sisi lain, BM masih tumbuh sebesar 8,84%, didorong oleh pelemahan kurs rupiah dan komoditas utama yang masih tumbuh meskipun kinerja impor sudah mulai menurun.
Penerimaan BM yang terbesar, sebut dia, berasal dari kendaraan roda empat, gas, suku cadang, mesin tambang, dan bahan plastik.
Baca juga: Kontingen Indonesia Berkekuatan 599 Atlet di SEA Games 2023
"Kemudian kinerja penerimaan cukai turun 0,72%, ini disebabkan penurunan produksi di Januari 2023, utamanya dari rokok SKM dan SPM golongan 1. Ini karena perpindahan dari produksi rokok golongan 3 yang mengalami kenaikan, sedangkan golongan 1 dan 2 menurun," tandas Sri.
Sehingga, dia mengatakan bahwa memang tidak langsung diekspor dari sisi komoditas mineral secara raw materials. Namun di sisi lain, BM masih tumbuh sebesar 8,84%, didorong oleh pelemahan kurs rupiah dan komoditas utama yang masih tumbuh meskipun kinerja impor sudah mulai menurun.
Penerimaan BM yang terbesar, sebut dia, berasal dari kendaraan roda empat, gas, suku cadang, mesin tambang, dan bahan plastik.
Baca juga: Kontingen Indonesia Berkekuatan 599 Atlet di SEA Games 2023
"Kemudian kinerja penerimaan cukai turun 0,72%, ini disebabkan penurunan produksi di Januari 2023, utamanya dari rokok SKM dan SPM golongan 1. Ini karena perpindahan dari produksi rokok golongan 3 yang mengalami kenaikan, sedangkan golongan 1 dan 2 menurun," tandas Sri.
(uka)
Lihat Juga :