Sri Mulyani Bangga Mata Uang Garuda Lebih Berotot Dibanding Baht dan Peso

Senin, 08 Mei 2023 - 20:15 WIB
Rupiah lebih kuat dibanding baht dan peso. Foto/Dok
JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan, nilai tukar rupiah menguat sehingga mendukung stabilitas perekonomian. Secara year-to-date (ytd), nilai tukar mata uang garuda pada 28 April 2023 menguat 6,12%.

Baca juga: Sri Mulyani Optimistis Ekonomi Indonesia Bisa Tembus 5,3% di 2023



"Ini lebih tinggi dibandingkan dengan apresiasi baht Thailand 1,35%, rupee India 1,10%, dan peso Filipina 0,67%," ujar Sri dalam Konferensi Pers Hasil Rapat Berkala Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) di Jakarta, Senin (8/5/2023).

Ke depan, penguatan nilai tukar rupiah diprakirakan terus berlanjut didorong surplus transaksi berjalan dan berlanjutnya aliran masuk modal asing. Hal ini sejalan dengan prospek pertumbuhan ekonomi domestik yang tinggi, inflasi yang rendah, serta imbal hasil aset keuangan domestik yang menarik.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!