Ini 8 Pemimpin Negara yang Menghadiri KTT ASEAN 2023, Nomor Terakhir Punya Kekayaan Rp406 Triliun
Kamis, 11 Mei 2023 - 19:31 WIB
Ferdinand R. Marcos Jr. bersama Louise Araneta-Marcos mendarat di Bandara Komodo sekitar pukul 16.53 WITA. Keduanya disambut oleh Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi.
Pria yang mendapat julukan "Bongbong" ini lahir pada 13 September 1957. Karena julukannya itu dia lebih dikenal sebagai Bongbong Marcos. Dia menjadi Presiden Filipina pada Juni 2022. Menariknya, Bongbong Marcos merupakan putra dari mantan Presiden Ferdinand E. Marcos yang digulingkan pada tahun 1986, setelah 21 tahun berkuasa.
Kembalinya trah Marcos ini ke puncak kekuasaan Filipina dimulai pada 1981 saat dia menjadi sebagai Wakil Gubernur provinsi Ilocos Norte. Saat itu usianya masih sangat muda, 23 tahun. Dua tahun kemudian, ia menempati kursi eksekutif nomor satu di provinsi yang sama hingga tahun 1986. Kekuasaannya berlanjut hingga tiga periode, 1998-2007.
7. Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong
Lee Hsien Loong tiba sekitar pukul 18.00 WITA di Labuan Bajo. PM Lee yang datang bersama istrinya, Ho Ching, disambut oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno.
Lee Hsien Loong yang lahir 10 Februari 1952 adalah Perdana Menteri Singapura ketiga yang menjabat sejak 12 Agustus 2004. Dia merupakan pemimpin tertinggi dari Partai Tindakan Rakyat dan mantan perwira Angkatan Bersenjata Singapura.
Lee juga merupakan anak sulung dari pendiri Singapura sekaligus mantan Perdana Menteri Lee Kuan Yew. Lee telah berkiprah di pemerintahan sejak ayahnya berkuasa. Jabatan pertamanya adalah Menteri Perdagangan dan Industri pada 1987 hingga puncaknya menjadi Wakil Perdana Menteri.
Setelah itu ia menggantikan posisi Goh Chok Tong sebagai Perdana Menteri. Dua tahun pertama pemerintahannya, ia merilis kebijakan kerja lima hari dalam seminggu dan memperpanjang cuti kehamilan.
8. Sultan Brunei Darussalam Hassanal Bolkiah
Sultan Brunei Darussalam Hassanal Bolkiah adalah satu-satunya pemimin negara ASEAN yang menghadiri KTT tapi mendaratnya di Bali. Dia bersama delegasinya menginap di Nusa Dua, Bali, demi menghadiri KTT ASEAN ke-42. Jadi selama berlangsungnya KTT dia bolak-balik dari Bali ke Labuan Bajo.
Baca juga: Kisah Sopir Angkot dari Cipayung Rela Sejak Subuh Menemani Anaknya UTBK di UI
Hassanal Bolkiah ibni Omar Ali Saifuddien III adalah nama lengkap sang sultan. Pria berusia 76 tahun ini merupakan sultan Brunei ke-29 yang juga menjabat sebagai perdana menteri sejak 1984, usai merdeka dari Inggris.
Hassanal Bolkiah merupakan salah satu raja terkaya di dunia. Berdasarkan laporan CEOWORLD magazine pada 2019, kekayaannya mencapai USD28 miliar atau setara Rp406 triliun.
Pria yang mendapat julukan "Bongbong" ini lahir pada 13 September 1957. Karena julukannya itu dia lebih dikenal sebagai Bongbong Marcos. Dia menjadi Presiden Filipina pada Juni 2022. Menariknya, Bongbong Marcos merupakan putra dari mantan Presiden Ferdinand E. Marcos yang digulingkan pada tahun 1986, setelah 21 tahun berkuasa.
Kembalinya trah Marcos ini ke puncak kekuasaan Filipina dimulai pada 1981 saat dia menjadi sebagai Wakil Gubernur provinsi Ilocos Norte. Saat itu usianya masih sangat muda, 23 tahun. Dua tahun kemudian, ia menempati kursi eksekutif nomor satu di provinsi yang sama hingga tahun 1986. Kekuasaannya berlanjut hingga tiga periode, 1998-2007.
7. Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong
Lee Hsien Loong tiba sekitar pukul 18.00 WITA di Labuan Bajo. PM Lee yang datang bersama istrinya, Ho Ching, disambut oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno.
Lee Hsien Loong yang lahir 10 Februari 1952 adalah Perdana Menteri Singapura ketiga yang menjabat sejak 12 Agustus 2004. Dia merupakan pemimpin tertinggi dari Partai Tindakan Rakyat dan mantan perwira Angkatan Bersenjata Singapura.
Lee juga merupakan anak sulung dari pendiri Singapura sekaligus mantan Perdana Menteri Lee Kuan Yew. Lee telah berkiprah di pemerintahan sejak ayahnya berkuasa. Jabatan pertamanya adalah Menteri Perdagangan dan Industri pada 1987 hingga puncaknya menjadi Wakil Perdana Menteri.
Setelah itu ia menggantikan posisi Goh Chok Tong sebagai Perdana Menteri. Dua tahun pertama pemerintahannya, ia merilis kebijakan kerja lima hari dalam seminggu dan memperpanjang cuti kehamilan.
8. Sultan Brunei Darussalam Hassanal Bolkiah
Sultan Brunei Darussalam Hassanal Bolkiah adalah satu-satunya pemimin negara ASEAN yang menghadiri KTT tapi mendaratnya di Bali. Dia bersama delegasinya menginap di Nusa Dua, Bali, demi menghadiri KTT ASEAN ke-42. Jadi selama berlangsungnya KTT dia bolak-balik dari Bali ke Labuan Bajo.
Baca juga: Kisah Sopir Angkot dari Cipayung Rela Sejak Subuh Menemani Anaknya UTBK di UI
Hassanal Bolkiah ibni Omar Ali Saifuddien III adalah nama lengkap sang sultan. Pria berusia 76 tahun ini merupakan sultan Brunei ke-29 yang juga menjabat sebagai perdana menteri sejak 1984, usai merdeka dari Inggris.
Hassanal Bolkiah merupakan salah satu raja terkaya di dunia. Berdasarkan laporan CEOWORLD magazine pada 2019, kekayaannya mencapai USD28 miliar atau setara Rp406 triliun.
(uka)
Lihat Juga :