Vaksin Covid-19 Buatan Kalbe Farma Ditarget Mulai Distribusi Pertengahan 2021
Kamis, 23 Juli 2020 - 13:42 WIB
(Baca Juga: Uji Vaksin Corona Asal China, Jokowi: BUMN Siap Produksi 100 Juta Dosis/Tahun )
Selain itu, vaksin ini sudah diuji klinis terhadap manusia di China sejak Mei 2020. Saat ini, Kalbe Farma dan Genexine sedang mempersiapkan proses uji klinis tahap kedua yang akan dilakukan di Indonesia.
(Baca Juga: Waspadai Euforia Saham Farmasi Dampak dari Uji Klinis Vaksin Covid-19 )
Sebelumnya, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sekaligus Ketua Pelaksana Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional Erick Thohir menyampaikan kabar gembira bahwa uji vaksin Covid-19 sudah masuk tahap akhir atau sudah hampir final. Namun demikian, pihaknya meminta agar masyarakat tetap patuh terhadap protokol kesehatan.
"Uji vaksin sudah hampir final, tapi kita tetap harus waspada sampai vaksin tersebut bisa digunakan. Penting sekali meningkatkan kedisiplinan, seperti yang telah disampaikan presiden, kita harus selalu disiplin menggunakan masker, mencuci tangan, dan jaga jarak untuk menekan penyebaran Covid-19," kata Menteri Erick.
Selain itu, vaksin ini sudah diuji klinis terhadap manusia di China sejak Mei 2020. Saat ini, Kalbe Farma dan Genexine sedang mempersiapkan proses uji klinis tahap kedua yang akan dilakukan di Indonesia.
(Baca Juga: Waspadai Euforia Saham Farmasi Dampak dari Uji Klinis Vaksin Covid-19 )
Sebelumnya, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sekaligus Ketua Pelaksana Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional Erick Thohir menyampaikan kabar gembira bahwa uji vaksin Covid-19 sudah masuk tahap akhir atau sudah hampir final. Namun demikian, pihaknya meminta agar masyarakat tetap patuh terhadap protokol kesehatan.
"Uji vaksin sudah hampir final, tapi kita tetap harus waspada sampai vaksin tersebut bisa digunakan. Penting sekali meningkatkan kedisiplinan, seperti yang telah disampaikan presiden, kita harus selalu disiplin menggunakan masker, mencuci tangan, dan jaga jarak untuk menekan penyebaran Covid-19," kata Menteri Erick.
(akr)
Lihat Juga :