Luhut Bilang, Indonesia Bisa Jadi Numero Uno dalam Pembuatan Baterai Mobil Listrik

Sabtu, 25 Juli 2020 - 20:35 WIB
Foto/Ilustrasi/SINDOnews
JAKARTA - Seiring berkembangnya teknologi, penggunaan bahan bakar minyak pada kendaraan akan semakin berkurang. Dengan munculnya kendaraan yang mengandalkan listrik tentu akan membutuhkan baterai yang tidak sedikit.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, dengan banyaknya cadangan mineral Indonesia, terutama produk nikel yang bisa menghasilkan baterai lithium pada produk turunannya, maka tidak menutup kemungkinan Indonesia menjadi negara nomor satu dalam pembuatan baterai mobil listrik.



"Cadangan mineral untuk menjadi kunci baterai lithium kita tuh 40%, nomor satu di dunia. Memang Australia besar, tapi mereka banyak di tengah-tengahnya sehingga cost-nya tinggi," ujar Luhut dalam Webinar "Investasi di Tengah Pandemi", Sabtu (25/7/2020). ( Baca juga:Tim Mobil Listrik UGM Borong 4 Penghargaan Internasional )

Tidak hanya nikel, Luhut menyebut produk mineral lainnya, bauksit, juga merupakan salah satu bahan dalam pembuatan lithium battery. Sejauh ini, Bauksit sedang berjalan di Bintan, Halmahera, dan di wilayah Kalimantan Barat.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!