Luhut Usul Setop Ekspor Gas, SKK Migas Buka Suara
Selasa, 18 Juli 2023 - 21:23 WIB
SKK Migas menanggapi terkait larangan ekspor gas. FOTO/dok.SINDOnews
JAKARTA - Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi ( SKK Migas ) buka suara terkait larangan ekspor gas alam cair atau Liquified Natural Gas (LNG). Hal itu diusulkan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) pada 2025 aau 2026.
"Mengenai larangan ekspor memang kebijakan kita adalah memanfaatkan untuk domestik. Kita akan mendorong industri dalam negeri untuk utilisasi gas kita di Papua untuk pabrik urea, methanol di Bojonegoro. Terus didorong ini yang investor tadi berinvestasi dengan mempertimbangkan ketersediaan pasokan, dan mungkin harganya," ujar Deputi Eksploitasi SKK Migas Wahju Wibowo dalam acara laporan Kinerja Hulu Migas Tahun 2023 di Gedung SKK Migas, Selasa (18/7/2023).
Baca Juga: Tiba-tiba Luhut Bilang Akan Setop Ekspor Gas LNG, Ada Apa?
Dia memastikan kebijakan pemerintah masih tetap, yaitu mengutamakan gas untuk pemanfaatan domestik mencapai 65%
"Mengenai larangan ekspor memang kebijakan kita adalah memanfaatkan untuk domestik. Kita akan mendorong industri dalam negeri untuk utilisasi gas kita di Papua untuk pabrik urea, methanol di Bojonegoro. Terus didorong ini yang investor tadi berinvestasi dengan mempertimbangkan ketersediaan pasokan, dan mungkin harganya," ujar Deputi Eksploitasi SKK Migas Wahju Wibowo dalam acara laporan Kinerja Hulu Migas Tahun 2023 di Gedung SKK Migas, Selasa (18/7/2023).
Baca Juga: Tiba-tiba Luhut Bilang Akan Setop Ekspor Gas LNG, Ada Apa?
Dia memastikan kebijakan pemerintah masih tetap, yaitu mengutamakan gas untuk pemanfaatan domestik mencapai 65%
Lihat Juga :