Jelang Rilis Laporan Keuangan 2023, Masihkah Saham Perbankan Layak Dikoleksi?
Kamis, 25 Januari 2024 - 13:37 WIB
Sementara itu, saham-saham perbankan bluechips diperkirakan masih akan menghadapi tekanan. Hal itu terutama dengan adanya rilis kinerja kuartal IV 2023. Robertus menyebut, rilis kinerja akan sangat memengaruhi pergerakan saham perbankan, meski sebelumnya telah ada keputusan pembagian dividen dengan nilai besar.
Baca Juga: 7 Perbedaan Bank Syariah dan Konvensional, Kenali dan Pahami
Kendati demikian, Robertus mengatakan prospek jangka panjang untuk saham perbankan masih sangat positif. Utamanya didorong oleh kestabilan suku bunga yang tinggi dan profitabilitas yang solid.
“Jadi mungkin yang dinantikan adalah penurunan suku bunga, iitu yang bisa menjadi katalis selanjutnya,” imbuh Robertus.
Hingga penutupan sesi pertama, saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) tercatat naik 0,52% ke level Rp9.575 dan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) menguat 0,46% ke level Rp5.500. Sedangkan, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) ditutup terkoreksi 0,39% ke level Rp6.375, serta PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) yang stagnan di level Rp5.650.
Baca Juga: 7 Perbedaan Bank Syariah dan Konvensional, Kenali dan Pahami
Kendati demikian, Robertus mengatakan prospek jangka panjang untuk saham perbankan masih sangat positif. Utamanya didorong oleh kestabilan suku bunga yang tinggi dan profitabilitas yang solid.
“Jadi mungkin yang dinantikan adalah penurunan suku bunga, iitu yang bisa menjadi katalis selanjutnya,” imbuh Robertus.
Hingga penutupan sesi pertama, saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) tercatat naik 0,52% ke level Rp9.575 dan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) menguat 0,46% ke level Rp5.500. Sedangkan, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) ditutup terkoreksi 0,39% ke level Rp6.375, serta PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) yang stagnan di level Rp5.650.
(akr)
Lihat Juga :