BI Buka Suara Soal Tudingan Cari Untung Jual Uang Khusus Rp75.000

Jum'at, 21 Agustus 2020 - 08:10 WIB
Dia melanjutkan, ketika sebuah uang tercetak itu memerlukan biaya yang banyak untuk didistribusikan kepada masyarakat. Selanjutnya, Ia berharap akan masyarakat menyikapi rumor ini tidak sepotong-potong.

(Baca Juga: Jangan Berani Coba-coba, Uang Khusus Rp75.000 Diklaim Sulit Dipalsukan )

"Dan harapan saya, menyikapi rumor tersebut, melihatnya jangan sepotong-sepotong. Coba dibayangkan biaya uang baru di cetak hingga turun ke tangan masyarakat, mesti dihitung juga. Setelah cetak uang itu ada biaya yang banyak juga, gudangnya, pegawainya, ongkos angkutnya darat, laut, udara hingga ke pelosok yang remote, alat-alat mesin hitung," paparnya.

Lantaran hal itu, Onny memastikan terkait tudingan mencari untung, itu sama sekali tidak ada dalam rencana BI dalammenerbitkan uang kertas tersebut. “Dalam soal ini cari untung itu enggak pernah jadi tujuan, enggak jadi rencana dan enggak ada di pikiran BI. Yang penting rupiah terdistribusikan dengan baik untuk masyarakat banyak,” tandasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!