Lawan Dominasi AS, Negara Afrika Ini Bakal Penjarakan Warganya yang Transaksi Pakai Dolar
Rabu, 03 Juli 2024 - 13:09 WIB
Chipimo menyoroti risiko-risiko dari dolarisasi, dengan menyatakan bahwa hal ini menghambat kemampuan pihak berwenang untuk secara efektif mengelola kebijakan-kebijakan moneter dan nilai tukar. Dia menegaskan bahwa penggunaan dolar meningkatkan risiko kredit dan likuiditas, dan melemahkan pengaruh bank sentral karena pasar kredit dalam mata uang dolar tidak merespon tindakan Bank of Zambia.
Dia menekankan dalam ekonomi yang bergantung pada dolar AS, permintaan dan pentingnya mata uang lokal berkurang, yang mengakibatkan penurunan nilai mata uang lokal secara terus-menerus baik sebagai alat tukar maupun penyimpan nilai.
"Secara ekstrem, mata uang ini akan kehilangan keberadaannya sebagai uang," kata Chipimo dilansir dari Russian Today, Rabu (3/7/2024).
Baca Juga: Diberondong Sanksi Barat, Rusia Bukannya Bangkrut tapi Malah Kaya Raya
Pada Mei 2012, Zambia menerapkan pembatasan penggunaan dolar di kalangan bisnis lokal, namun langkah-langkah ini dihapuskan kurang dari dua tahun kemudian.
Dia menekankan dalam ekonomi yang bergantung pada dolar AS, permintaan dan pentingnya mata uang lokal berkurang, yang mengakibatkan penurunan nilai mata uang lokal secara terus-menerus baik sebagai alat tukar maupun penyimpan nilai.
"Secara ekstrem, mata uang ini akan kehilangan keberadaannya sebagai uang," kata Chipimo dilansir dari Russian Today, Rabu (3/7/2024).
Baca Juga: Diberondong Sanksi Barat, Rusia Bukannya Bangkrut tapi Malah Kaya Raya
Pada Mei 2012, Zambia menerapkan pembatasan penggunaan dolar di kalangan bisnis lokal, namun langkah-langkah ini dihapuskan kurang dari dua tahun kemudian.
(nng)
Lihat Juga :