Muhammadiyah Terima Tawaran Kelola Tambang, Pengamat: Blunder!
Kamis, 25 Juli 2024 - 18:51 WIB
"Kalau mengelola pendidikan, rumah sakit itu sudah menjadi domainnya. Tapi untuk tambang, itukan belum pernah sama sekali," tegas Fahmy.
Fahmy pun menyoroti pernyataan dari Muhammadiyah yang fokus terhadap dampak pengelolaan tambang kepada lingkungan. Pasalnya, saat ini masih banyak perusahaan tambang yang peduli terhadap hal itu.
Misalnya saja, lanjut Fahmy, perusahaan batu bara yang tidak melakukan reklamasi lahan tambang. Sebab, biaya reklamasi itu lebih besar daripada keuntungan yang didapat.
"Sebagian besar pengusahan tamabang itu tidak akan melakaukan reklamasi karena biayanya cukup besar. bahkan biaya lebih dari keuntungan yang didapat," ujarnya
Baca Juga : Ormas Keagamaan Mau Kelola Tambang? Wajib Penuhi Syarat Ini
Ia menilai bahwa pengelolaan tambang yang diserahkan kepada organisasi keagamaan tidak ada nilai positifnya. Kecuali, ormas keagamaan bisa mendesak perusahaan untuk melakukan reklamasi.
"saya belum melihat nilai positifnya, kecual ormas keagamaan bisa mendorong reklamasi. ini bisa jadi contoh," terangnya
Fahmy pun menyoroti pernyataan dari Muhammadiyah yang fokus terhadap dampak pengelolaan tambang kepada lingkungan. Pasalnya, saat ini masih banyak perusahaan tambang yang peduli terhadap hal itu.
Misalnya saja, lanjut Fahmy, perusahaan batu bara yang tidak melakukan reklamasi lahan tambang. Sebab, biaya reklamasi itu lebih besar daripada keuntungan yang didapat.
"Sebagian besar pengusahan tamabang itu tidak akan melakaukan reklamasi karena biayanya cukup besar. bahkan biaya lebih dari keuntungan yang didapat," ujarnya
Baca Juga : Ormas Keagamaan Mau Kelola Tambang? Wajib Penuhi Syarat Ini
Ia menilai bahwa pengelolaan tambang yang diserahkan kepada organisasi keagamaan tidak ada nilai positifnya. Kecuali, ormas keagamaan bisa mendesak perusahaan untuk melakukan reklamasi.
"saya belum melihat nilai positifnya, kecual ormas keagamaan bisa mendorong reklamasi. ini bisa jadi contoh," terangnya
Lihat Juga :