Rusia Bakal Bentuk Koalisi Anti-Sanksi Barat, Intip Daftar Penghuninya
Rabu, 21 Agustus 2024 - 14:18 WIB
"Sanksi pertama kalinya diperkenalkan jauh lebih awal. Tujuan akhir mereka adalah persaingan yang tidak sehat," kata Birichevsky dalam sebuah panel.
Baca Juga: Sanksi Barat Bikin Aset Rp693 Triliun Milik Perusahaan Rusia Tertahan di Luar Negeri
Departemen Luar Negeri dan Departemen Keuangan AS telah menjatuhkan sanksi terhadap lebih dari 300 individu dan entitas yang mendukung tujuan militer Rusia, menurut laporan pada bulan Juni dari Menteri Luar Negeri Antony Blinken.
Sanksi Barat tersebut terutama menargetkan entitas di sektor energi, logam, pertambangan, dan perangkat lunak, yang merupakan bagian krusial dari perang Rusia.
Birichevsky mengatakan, sanksi Barat memaksa Rusia meningkatkan produksi beberapa barang yang sebelumnya didapatkan dengan impor. "Pada 1990-an, kami berpikir bahwa jika kami memiliki minyak dan gas, kami dapat membeli yang lain di luar negeri. Sekarang kami tidak bisa membelinya," katanya.
Baca Juga: Sanksi Barat Bikin Aset Rp693 Triliun Milik Perusahaan Rusia Tertahan di Luar Negeri
Departemen Luar Negeri dan Departemen Keuangan AS telah menjatuhkan sanksi terhadap lebih dari 300 individu dan entitas yang mendukung tujuan militer Rusia, menurut laporan pada bulan Juni dari Menteri Luar Negeri Antony Blinken.
Sanksi Barat tersebut terutama menargetkan entitas di sektor energi, logam, pertambangan, dan perangkat lunak, yang merupakan bagian krusial dari perang Rusia.
Birichevsky mengatakan, sanksi Barat memaksa Rusia meningkatkan produksi beberapa barang yang sebelumnya didapatkan dengan impor. "Pada 1990-an, kami berpikir bahwa jika kami memiliki minyak dan gas, kami dapat membeli yang lain di luar negeri. Sekarang kami tidak bisa membelinya," katanya.
Lihat Juga :