Tak Mau Bebani Kelas Menengah Imbas Defisit Anggaran, PM Perancis Naikkan Pajak Orang Kaya
Senin, 23 September 2024 - 13:49 WIB
Menurutnya, situasi ini memerlukan langkah-langkah untuk mengendalikan pengeluaran dan meningkatkan pendapatan. Untuk itu masyarakat dengan penghasilan tinggi harus melakukan bagian mereka agar membantu pemulihan keuangan Perancis.
Namun, Lanjut Barnier, tidak akan ada kenaikan pajak penghasilan bagi orang-orang dengan pendapatan rendah, penerima upah, atau kelas berpenghasilan menengah.
Baca Juga : Arab Saudi Cs Diam-diam Bantu Rusia Jual Minyak ke Barat, Nilainya Tembus Rp30 Triliun
“Saya tidak akan menambah beban pajak bagi seluruh rakyat Prancis, mereka sudah membayar pajak tertinggi di antara semua mitra UE,” ujarnya.
Tugas besar pertama Barnier adalah mengajukan rencana anggaran tahun 2025 yang menangani situasi keuangan Prancis bulan depan. Prancis telah ditempatkan di bawah prosedur formal karena melanggar aturan anggaran Uni Eropa.
Namun, Lanjut Barnier, tidak akan ada kenaikan pajak penghasilan bagi orang-orang dengan pendapatan rendah, penerima upah, atau kelas berpenghasilan menengah.
Baca Juga : Arab Saudi Cs Diam-diam Bantu Rusia Jual Minyak ke Barat, Nilainya Tembus Rp30 Triliun
“Saya tidak akan menambah beban pajak bagi seluruh rakyat Prancis, mereka sudah membayar pajak tertinggi di antara semua mitra UE,” ujarnya.
Tugas besar pertama Barnier adalah mengajukan rencana anggaran tahun 2025 yang menangani situasi keuangan Prancis bulan depan. Prancis telah ditempatkan di bawah prosedur formal karena melanggar aturan anggaran Uni Eropa.
(fch)
Lihat Juga :