KPK Apresiasi Kolaborasi Pengamanan Aset Negara oleh PLN
Kamis, 27 Agustus 2020 - 17:40 WIB
Wakil Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menyampaikan bahwa kerja sama ini adalah bentuk komitmen PLN untuk mengamankan, memelihara, dan mendayagunakan aset tanah dan properti yang dimiliki oleh PLN, demi masa depan penyediaan tenaga listrik bagi seluruh rakyat Indonesia.
"Waktu di Jambi, sertifikat aset PLN yang terselesaikan sekitar 700-an. Hari ini di Sumatera Utara, kurang lebih 1.105 sertifikat tanah aset negara yang dikelola PLN telah kami terima dan sementara ini menjadi yang tertinggi. Untuk itulah kata-kata, Ini Medan, Bung! yang sering diucapkan menjadi sangat relevan," tandasnya.
Baca Juga: Pegawai dan Tahanan Positif Covid-19, KPK Lakukan Tindakan Ini
Berdasarkan laporan PLN, 1.105 aset tersebut memiliki nilai sebesar Rp 358 miliar. Sampai dengan akhir tahun 2019, di Provinsi Sumatera Utara, PLN baru memiliki 268 persil tanah yang sudah bersertifikat sedangkan 7.283 persil tanah belum bersertifikat.
Pada tahun 2020, PLN merencanakan program sertifikasi tanah dengan target sejumlah 75 persen persil tanah telah tersertifikasi pada akhir tahun 2020. Sementara secara nasional, sampai dengan akhir tahun 2019, PLN memiliki 92.213 persil tanah yang terdiri dari 28.282 persil tanah (30,67 persen) sudah bersertifikat dan 63.931 persil tanah (69,33 persen) belum bersertifikat.
"Waktu di Jambi, sertifikat aset PLN yang terselesaikan sekitar 700-an. Hari ini di Sumatera Utara, kurang lebih 1.105 sertifikat tanah aset negara yang dikelola PLN telah kami terima dan sementara ini menjadi yang tertinggi. Untuk itulah kata-kata, Ini Medan, Bung! yang sering diucapkan menjadi sangat relevan," tandasnya.
Baca Juga: Pegawai dan Tahanan Positif Covid-19, KPK Lakukan Tindakan Ini
Berdasarkan laporan PLN, 1.105 aset tersebut memiliki nilai sebesar Rp 358 miliar. Sampai dengan akhir tahun 2019, di Provinsi Sumatera Utara, PLN baru memiliki 268 persil tanah yang sudah bersertifikat sedangkan 7.283 persil tanah belum bersertifikat.
Pada tahun 2020, PLN merencanakan program sertifikasi tanah dengan target sejumlah 75 persen persil tanah telah tersertifikasi pada akhir tahun 2020. Sementara secara nasional, sampai dengan akhir tahun 2019, PLN memiliki 92.213 persil tanah yang terdiri dari 28.282 persil tanah (30,67 persen) sudah bersertifikat dan 63.931 persil tanah (69,33 persen) belum bersertifikat.
Lihat Juga :