LPS Beberkan Risiko Ketidakpastian Ekonomi Mendatang, Simak Nih

Senin, 30 September 2024 - 19:13 WIB
“Sektor korporasi masih memberikan kontribusi pertumbuhan terbesar baik di sisi kredit maupun DPK masing masing sebesar 14,50 persen dan 15,14 persen secara year on year,” ujar Purbaya.

Tak hanya itu, kondisi permodalan perbankan juga dinilai masih solid. Rasio permodalan (KPMM) industri terjaga di level 26,48 persen pada periode Agustus 2024. Sementara itu, kondisi likuiditas masih relatif memadai dengan rasio rasio AL/NCD berada di level 112,91 persen dan AL/DPK sebesar 25,37 persen.

Baca Juga : Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi, Dirut BNI Tekankan Pentingnya Digitalisasi

Lebih lanjut, dalam Rapat Dewan Komisioner (RDK) yang digelar hari ini, LPS menetapkan untuk mempertahankan Tingkat Bunga Penjaminan (TBP) bagi simpanan dalam Rupiah di bank umum dan Bank Perekonomian Rakyat (BPR), serta simpanan dalam bentuk valuta asing (valas) di bank umum.

TBP simpanan rupiah pada Bank Umum adalah 4,25 persen dan TBP simpanan rupiah pada BPR sebesar 6,75 persen. Sedangkan untuk TBP simpanan valas pada bank umum adalah sebesar 2,25 persen.
(fch)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!