Inisiatif Jadi Dasar Pengembangan Kualitas SDM BPJS Kesehatan

Sabtu, 02 November 2024 - 08:57 WIB
“Saat ini BPJS Kesehatan mengcover hampir 100% penduduk Indonesia. Melalui perkembangan teknologi, saat ini kita sudah menjangkau 542 cabang di Indonesia yang saling terhubung ke dalam database yang kita miliki. Oleh karena itu pengembangan kompetensi digital menjadi kunci agar pelayanan bisa dilakukan secara maksimal kepada masyarakat,” katanya.

Lebih lanjut dengan adanya database, maka salah satu kompetensi digital yang harus dimiliki oleh insan BPJS Kesehatan adalah pemahaman tentang data security.

“Dalam kondisi saat ini dimana hampir semua data client terhubung ke dalam database maka seluruh insan BPJS Kesehatan kita bekali dengan kompetensi data security untuk memastikan keamanan data masyarakat dapat terjaga dengan aman. Ini adalah bentuk Integritas yang ditanamkan dalam tata nilai INISIATIF BPJS. Hal ini sangat urgent untuk dijaga,” ujar salah satu inisiator tata nilai INISIATIF ini.

Afdal menjelaskan, bahwa pembekalan kompetensi digital tersebut telah dilakukan dengan menghadirkan layanan Learning Management System (LMS) yang secara aktif membangun keterlibatan setiap insan BPJS Kesehatan.

“Ada satu yang menarik terkait LMS, dalam membangun ketertarikan karyawan, maka kami berkolaborasi dengan komunitas yang untuk bisa berpartisipasi dalam masifikasi informasi pada digital library. Ini menjadi wujud inovasi penting dalam membangun knowledge management di BPJS Kesehatan. Oleh karena itu, pendalaman kompetensi tidak hanya dibentuk secara pasif kepada setiap karyawan, melainkan secara aktif membangun keterlibatan mereka untuk berkolaborasi, saling berbagi pengetahuan dalam LMS,” tuturnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!