Rusia Diskon Minyak Besar-besaran, China Dapat Tawaran Menggiurkan

Kamis, 13 Februari 2025 - 07:29 WIB
Minyak yang dikirim dengan kapal tanker yang terkena sanksi, ditawarkan dengan potongan harga lebih besar. Meskipun demikian, perusahaan penyulingan milik China sejauh ini enggan menandatangani kontrak pasokan ESPO untuk Februari mengingat risiko dan potensi konsekuensinya.

Sejumlah pedagang dan penjual mulai mempertimbangkan untuk menggunakan terminal minyak yang kurang dikenal atau memindahkan muatan di luar provinsi Shandong sebelum memindahkannya ke kapal tanker lain, guna menghindari sanksi. Namun, langkah ini dapat mengurangi pengawasan pemerintah dan menambah biaya yang tinggi, yang tidak dapat ditanggung oleh banyak kilang.

Baca Juga: Trump: Suatu Hari Nanti, Ukraina Mungkin Jadi Bagian Rusia

Sejak dimulainya invasi Rusia ke Ukraina, China terus memperkuat hubungan ekonomi dengan Rusia meskipun Beijing membantah tuduhan bahwa mereka mendukung upaya militer Moskow secara langsung. Meskipun begitu, sektor bahan bakar fosil Rusia tetap menjadi pendorong utama ekonomi Rusia di tengah perang skala penuh melawan Ukraina.

Namun, tekanan ekonomi yang semakin besar memaksa banyak lembaga keuangan China untuk mengurangi transaksi dengan Rusia, karena takut terkena sanksi sekunder dari AS dan negara-negara Barat.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!