Jangan Harap Trump Cabut Kebijakan Tarif Impor, Perang Dagang Global Bakal Panjang
Minggu, 06 April 2025 - 10:16 WIB
China langsung bereaksi dengan memberlakukan tarif 34% pada barang-barang Amerika, menyamakan dengan pungutan yang dilakukan oleh Trump pada produk China. Sedangkan Uni Eropa (UE) mengutuk tarif impor baru AS dan bersumpah untuk mengadopsi "tindakan penanggulangan lebih lanjut" sebagai tanggapan.
Baca Juga: Bank Raksasa Jerman Memperingatkan Kejatuhan Dolar AS, Ini Dasarnya
Lain lagi dengan Kanada yang mengatakan, bakal melawan "serangkaian tarif yang tidak beralasan dan tidak dapat dibenarkan" Trump dengan pungutan 25% pada mobil yang diimpor dari AS.
Kepala Organisasi Perdagangan Dunia (WTO), Ngozi Okonjo-Iweala mengatakan, bahwa perang dagang habis-habisan hanya akan "merusak ekonomi global." Dia memperingatkan, bahwa tarif menyebabkan kontraksi sekitar 1% dari perdagangan global.
Baca Juga: Bank Raksasa Jerman Memperingatkan Kejatuhan Dolar AS, Ini Dasarnya
Lain lagi dengan Kanada yang mengatakan, bakal melawan "serangkaian tarif yang tidak beralasan dan tidak dapat dibenarkan" Trump dengan pungutan 25% pada mobil yang diimpor dari AS.
Kepala Organisasi Perdagangan Dunia (WTO), Ngozi Okonjo-Iweala mengatakan, bahwa perang dagang habis-habisan hanya akan "merusak ekonomi global." Dia memperingatkan, bahwa tarif menyebabkan kontraksi sekitar 1% dari perdagangan global.
(akr)
Lihat Juga :