Profesi Penilai Didorong Lebih Adaptif Hadapi Era Revolusi Industri 5.0

Kamis, 24 April 2025 - 19:33 WIB
IVSC, kata Lim, baru-baru ini juga telah menerbitkan panduan penggunaan teknologi dalam praktik penilaian, sebagai upaya untuk mengintegrasikan inovasi tanpa mengabaikan aspek etika dan kualitas penilaian.

Sementara, Wakil Menteri Keuangan, Thomas Djiwandono, dalam kesempatan yang sama memaparkan bahwa tantangan global, seperti ketegangan perdagangan antara Amerika Serikat dan China, masih menjadi faktor yang memengaruhi stabilitas ekonomi dunia.

Baca Juga: Gubernur BI Perry Warjiyo Wanti-wanti Ancaman Perang Tarif AS-China

Namun demikian, menurut Thomas, sejumlah sektor dalam negeri menunjukkan kinerja yang positif. Pemerintah, lanjutnya, saat ini fokus pada penguatan sumber daya manusia serta ketahanan nasional sebagai fondasi pertumbuhan jangka panjang.

Dengan kolaborasi antara pemerintah, pemangku kepentingan, dan pelaku profesi, diharapkan dunia penilaian Indonesia mampu menghadapi tantangan global dengan lebih tangguh dan relevan.

"Kami menekankan pentingnya investasi pada bidang pendidikan dan kesehatan, serta ketahanan negara dalam sektor pangan, energi, dan air," ujar Thomas yang akrab disapa Tommy.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!