AS Menemukan Cara Mengalahkan China dalam Dominasi Logam Tanah Jarang
Selasa, 06 Mei 2025 - 13:54 WIB
Perusahaan mengklaim, inovasi ini berguna untuk elektronik konsumen dan industri tenaga motor. Magnet permanen adalah gaya tidak terlihat yang mengubah listrik menjadi gerakan di perangkat sehari-hari Anda.
"Kami memproduksi satu-satunya magnet permanen bebas tanah jarang berkinerja tinggi di dunia. Teknologi magnet Iron Nitride kami dan keahlian magnet terkemuka di dunia meningkatkan aplikasi yang menggunakan magnet untuk membantu merevolusi industri Anda," kata perusahaan dalam sebuah pernyataan.
Inovasi ilmuwan kelahiran China itu diharapkan dapat membantu Amerika Serikat mengatasi dominasi China dalam pasokan mineral tanah jarang. Wang memperoleh gelar PhD di Akademi Ilmu Pengetahuan Tiongkok dan menghabiskan beberapa dekade untuk mempelajari magnetisme.
Bahan baku magnet Niron melimpah secara global dan 100% bersumber di dalam negeri, menciptakan rantai pasokan yang aman secara permanen. Perusahaan juga mengklaim bahwa magnet mereka menawarkan kinerja canggih karena Iron Nitride memiliki fluks terbesar dari bahan apapun yang diketahui dan membuka keunggulan mendasar dalam desain perangkat.
Niron mengatakan, telah melakukan proses secara efisien berskala besar untuk memenuhi permintaan dalam membuat peralatan yang terbukti di industri, mulai dari nanopartikel hingga magnet jadi.
Pada saat raksasa Asia itu memperketat ekspor mineral kritis seperti samarium dan disprosium, inovasi Niron menjanjikan alternatif. Magnet Niron unggul di bawah 200 derajat Celcius (392 Fahrenheit), aplikasi suhu tinggi masih mengandalkan China.
"Kami memproduksi satu-satunya magnet permanen bebas tanah jarang berkinerja tinggi di dunia. Teknologi magnet Iron Nitride kami dan keahlian magnet terkemuka di dunia meningkatkan aplikasi yang menggunakan magnet untuk membantu merevolusi industri Anda," kata perusahaan dalam sebuah pernyataan.
Inovasi ilmuwan kelahiran China itu diharapkan dapat membantu Amerika Serikat mengatasi dominasi China dalam pasokan mineral tanah jarang. Wang memperoleh gelar PhD di Akademi Ilmu Pengetahuan Tiongkok dan menghabiskan beberapa dekade untuk mempelajari magnetisme.
Bahan baku magnet Niron melimpah secara global dan 100% bersumber di dalam negeri, menciptakan rantai pasokan yang aman secara permanen. Perusahaan juga mengklaim bahwa magnet mereka menawarkan kinerja canggih karena Iron Nitride memiliki fluks terbesar dari bahan apapun yang diketahui dan membuka keunggulan mendasar dalam desain perangkat.
Niron mengatakan, telah melakukan proses secara efisien berskala besar untuk memenuhi permintaan dalam membuat peralatan yang terbukti di industri, mulai dari nanopartikel hingga magnet jadi.
Pada saat raksasa Asia itu memperketat ekspor mineral kritis seperti samarium dan disprosium, inovasi Niron menjanjikan alternatif. Magnet Niron unggul di bawah 200 derajat Celcius (392 Fahrenheit), aplikasi suhu tinggi masih mengandalkan China.
Lihat Juga :