103 Negara Berkumpul Memperkuat Kerja Sama Ekonomi Rusia dan Dunia Islam
Kamis, 15 Mei 2025 - 08:56 WIB
Pertemuan besar yang bertujuan untuk memperkuat kerja sama ekonomi antara Rusia dan dunia Islam telah dibuka di Kazan. Konferensi Ekonomi Islam ini menarik peserta dari 103 negara. Foto/Dok Sputnik
JAKARTA - Pertemuan besar yang bertujuan untuk memperkuat kerja sama ekonomi antara Rusia dan dunia Islam telah dibuka di Kazan. Konferensi Ekonomi Islam ini menarik peserta dari 103 negara yang mencetak rekor terbanyak.
Forum internasional ke-16 ‘Dunia Islam-Rusia: KazanForum’ berlangsung dari tanggal 13 hingga 18 Mei 2025 di ibu kota Republik Tatarstan, Rusia tengah. Sesi bisnis akan resmi dimulai pada hari Kamis, dengan lebih dari 140 konferensi dan sekitar 200 acara yang dijadwalkan berdasarkan tema utama ‘Digitalisasi dan Realitas Baru’.
Baca Juga: Kondisi Ekonomi Rusia Lebih Buruk Daripada yang Dikatakan Moskow
Dalam kesempatan ini Presiden Vladimir Putin kepada para peserta mengatakan, Rusia terus "berhasil dan konsisten" memperluas hubungan globalnya, meski dalam "lingkungan internasional yang menantang."
Putin juga menambahkan, bahwa "memperdalam dialog dan kemitraan" akan membantu secara efektif melawan terorisme, ekstremisme, dan eskalasi konflik lokal.
Forum tahun ini diperkirakan bakal menarik pejabat tinggi dari berbagai negara, termasuk menteri dari Malaysia, Irak, Qatar, Kazakhstan, Tajikistan, Chad, Indonesia, Pakistan, Nigeria, Senegal, Somalia, dan Guinea-Bissau, bersama dengan duta besar dari lebih dari 20 negara.
Forum internasional ke-16 ‘Dunia Islam-Rusia: KazanForum’ berlangsung dari tanggal 13 hingga 18 Mei 2025 di ibu kota Republik Tatarstan, Rusia tengah. Sesi bisnis akan resmi dimulai pada hari Kamis, dengan lebih dari 140 konferensi dan sekitar 200 acara yang dijadwalkan berdasarkan tema utama ‘Digitalisasi dan Realitas Baru’.
Baca Juga: Kondisi Ekonomi Rusia Lebih Buruk Daripada yang Dikatakan Moskow
Dalam kesempatan ini Presiden Vladimir Putin kepada para peserta mengatakan, Rusia terus "berhasil dan konsisten" memperluas hubungan globalnya, meski dalam "lingkungan internasional yang menantang."
Putin juga menambahkan, bahwa "memperdalam dialog dan kemitraan" akan membantu secara efektif melawan terorisme, ekstremisme, dan eskalasi konflik lokal.
Forum tahun ini diperkirakan bakal menarik pejabat tinggi dari berbagai negara, termasuk menteri dari Malaysia, Irak, Qatar, Kazakhstan, Tajikistan, Chad, Indonesia, Pakistan, Nigeria, Senegal, Somalia, dan Guinea-Bissau, bersama dengan duta besar dari lebih dari 20 negara.
Lihat Juga :