Mampukah Mata Uang Lain Merebut Tahta Raja Dolar AS? Begini Penjelasan Analis
Selasa, 27 Mei 2025 - 07:36 WIB
"Sementara itu, investor asing mungkin juga mencari lebih banyak diversifikasi dalam kepemilikan mereka setelah sangat bergantung pada pasar AS dalam beberapa tahun terakhir," tambahnya.
Baca Juga: Direktur Bank Sentral Brasil: BRICS Tak Cukup Besar untuk Meruntuhkan Dolar AS
"Tetapi pergeseran ini bisa segera mencapai batasnya, karena mata uang dan pasar keuangan negara lain pada dasarnya tidak memiliki kedalaman (ketersediaan sejumlah besar aset berkualitas tinggi) dan likuiditas (kemudahan perdagangan) untuk mendukung arus masuk modal yang besar," kata Prasad.
Tentu saja, dedolarisasi telah menjadi tren yang berlangsung selama bertahun-tahun, dan dominasi dolar atas mata uang lain semakin menyusut. Sejarah juga menunjukkan bahwa kekuatan finansial suatu negara dapat berubah secara bertahap secara tiba-tiba.
Baca Juga: Direktur Bank Sentral Brasil: BRICS Tak Cukup Besar untuk Meruntuhkan Dolar AS
"Tetapi pergeseran ini bisa segera mencapai batasnya, karena mata uang dan pasar keuangan negara lain pada dasarnya tidak memiliki kedalaman (ketersediaan sejumlah besar aset berkualitas tinggi) dan likuiditas (kemudahan perdagangan) untuk mendukung arus masuk modal yang besar," kata Prasad.
Tentu saja, dedolarisasi telah menjadi tren yang berlangsung selama bertahun-tahun, dan dominasi dolar atas mata uang lain semakin menyusut. Sejarah juga menunjukkan bahwa kekuatan finansial suatu negara dapat berubah secara bertahap secara tiba-tiba.
(akr)
Lihat Juga :