Relawan dan Tukang Survei Panen Jabatan Komisaris, Profesionalisme atau Balas Budi Politik?
Jum'at, 11 Juli 2025 - 19:27 WIB
Baca Juga: Daftar Lengkap 30 Komisaris BUMN Merangkap Wakil Menteri, Terbaru Taufik Hidayat
Media menilai, di tengah tekanan fiskal yang memaksa efisiensi di berbagai sektor, pemerintah justru melemahkan integritas BUMN dengan praktik penunjukan berbasis loyalitas politik. Kondisi ini dinilai mencederai prinsip transparansi dan akuntabilitas publik.
"Publik harus mengkritisi keras. Ini bukan hanya soal jabatan, tetapi soal etika dan masa depan kemandirian lembaga negara. Reformasi sistem penunjukan komisaris BUMN mutlak dibutuhkan," ujarnya.
Penempatan figur yang tidak relevan dengan kebutuhan industri, menurut Media, dapat menurunkan efisiensi perusahaan dan merugikan negara dalam jangka panjang. Ia menegaskan, jabatan komisaris bukan ruang balas jasa politik, tetapi instrumen strategis dalam penguatan ekonomi nasional.
Media menilai, di tengah tekanan fiskal yang memaksa efisiensi di berbagai sektor, pemerintah justru melemahkan integritas BUMN dengan praktik penunjukan berbasis loyalitas politik. Kondisi ini dinilai mencederai prinsip transparansi dan akuntabilitas publik.
"Publik harus mengkritisi keras. Ini bukan hanya soal jabatan, tetapi soal etika dan masa depan kemandirian lembaga negara. Reformasi sistem penunjukan komisaris BUMN mutlak dibutuhkan," ujarnya.
Penempatan figur yang tidak relevan dengan kebutuhan industri, menurut Media, dapat menurunkan efisiensi perusahaan dan merugikan negara dalam jangka panjang. Ia menegaskan, jabatan komisaris bukan ruang balas jasa politik, tetapi instrumen strategis dalam penguatan ekonomi nasional.
(nng)
Lihat Juga :