Akui Negosiasi Tarif dengan AS Alot, Prabowo Terima Kritik bukan Nyinyiran
Kamis, 24 Juli 2025 - 11:30 WIB
Prabowo menekankan, bahwa pendekatan yang ia ambil adalah untuk melindungi pekerja Indonesia dari ancaman pemutusan hubungan kerja (PHK). “Dan pendekatan kita, pendekatan saya adalah tanggung jawab saya adalah melindungi kepentingan bangsa Indonesia. Kewajiban saya adalah melindungi rakyat Indonesia,” katanya.
“Dalam bidang ekonomi saya harus menjaga asal tidak ada alasan untuk PHK pekerja-pekerja kita,” tambah Prabowo.
Baca Juga: Tarif AS 19% Rugikan Posisi Indonesia, Ini Alasannya
Dalam kesempatan tersebut, Prabowo juga menyebut bahwa setiap langkah pemerintah pasti ada kritik. “Karena itu ya saya bermusyawarah, saya negosiasi. Selalu ada yang nyinyir. Jadi gimana ya, kita perlu kritik, kita perlu pengawasan. Tapi kalau nyinyir agak lain. Kita nggak ada yang benar gitu. Kita mau kerja baik, nggak ada yang bener,” pungkasnya.
“Dalam bidang ekonomi saya harus menjaga asal tidak ada alasan untuk PHK pekerja-pekerja kita,” tambah Prabowo.
Baca Juga: Tarif AS 19% Rugikan Posisi Indonesia, Ini Alasannya
Dalam kesempatan tersebut, Prabowo juga menyebut bahwa setiap langkah pemerintah pasti ada kritik. “Karena itu ya saya bermusyawarah, saya negosiasi. Selalu ada yang nyinyir. Jadi gimana ya, kita perlu kritik, kita perlu pengawasan. Tapi kalau nyinyir agak lain. Kita nggak ada yang benar gitu. Kita mau kerja baik, nggak ada yang bener,” pungkasnya.
(akr)
Lihat Juga :