Surat Keputusan AFPI Dinilai Tak Mengurangi Persaingan Usaha
Jum'at, 15 Agustus 2025 - 19:46 WIB
Namun, Ditha Wiradiputra menegaskan bahwa SK tersebut tidak dapat diposisikan sebagai bukti adanya kesepakatan antar platform untuk membatasi persaingan. Ia menjelaskan, penerapan Code of Conduct pada dasarnya bertujuan untuk mengatur standar operasional dan perilaku yang lebih baik sesuai dengan nilai serta prinsip tertentu.
"Kita harus memahami duduk perkara secara tepat. Jika SK tersebut dibuat untuk mengatur perilaku platform agar bisa lebih baik dalam melayani konsumen, memperkuat tata kelola, dan bermanfaat, kenapa dipermasalahkan?" kata Ditha.
Baca Juga: Pinjaman Daring Bisa Akses Kamera hingga Mikrofon, AFPI: Beda dengan Pinjol
Ia juga menambahkan, penggunaan SK tersebut sebagai bukti persekongkolan dinilai keliru dan terkesan dipaksakan. Ditha menyoroti bahwa pedoman tersebut tidak mengurangi persaingan usaha, bahkan jumlah pelaku usaha yang banyak di pasar menunjukkan adanya persaingan yang ketat.
"Apabila dibaca secara seksama, pedoman tersebut tidak ada kesepakatan penetapan harga yang dibuat," pungkas Ditha.
"Kita harus memahami duduk perkara secara tepat. Jika SK tersebut dibuat untuk mengatur perilaku platform agar bisa lebih baik dalam melayani konsumen, memperkuat tata kelola, dan bermanfaat, kenapa dipermasalahkan?" kata Ditha.
Baca Juga: Pinjaman Daring Bisa Akses Kamera hingga Mikrofon, AFPI: Beda dengan Pinjol
Ia juga menambahkan, penggunaan SK tersebut sebagai bukti persekongkolan dinilai keliru dan terkesan dipaksakan. Ditha menyoroti bahwa pedoman tersebut tidak mengurangi persaingan usaha, bahkan jumlah pelaku usaha yang banyak di pasar menunjukkan adanya persaingan yang ketat.
"Apabila dibaca secara seksama, pedoman tersebut tidak ada kesepakatan penetapan harga yang dibuat," pungkas Ditha.
(nng)
Lihat Juga :