LPKR Dorong Pertumbuhan Industri Properti di Tangerang
Kamis, 11 September 2025 - 11:58 WIB
"Hasil kuat di semester pertama membuktikan bahwa strategi kami relevan dengan kebutuhan pasar saat ini. Manajemen LPKR optimistis dapat melanjutkan momentum pertumbuhan ini," ungkap John Riady dalam pernyataan resminya, Kamis (11/9).
John menambahkan, LPKR akan terus fokus pada pembangunan hunian berkualitas, terjangkau, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat modern. Pendekatan ini diharapkan mampu mempertahankan posisi perusahaan sebagai pemain kunci di pasar properti Indonesia, khususnya di kawasan Tangerang.
Baca Juga: Transformasi Mal, Ini Strategi Jitu LPKR Gaet Pengunjung dan Dongkrak Kinerja
Meski pasar properti nasional diwarnai tantangan makroekonomi dan daya beli masyarakat yang fluktuatif, LPKR menunjukkan kinerja pra-penjualan yang kuat. Hingga paruh pertama 2025, perusahaan berhasil mencatatkan pra-penjualan sebesar Rp2,47 triliun, yang setara dengan 40% dari target tahunan. Angka ini mencerminkan permintaan yang berkelanjutan, terutama untuk rumah tapak di berbagai segmen harga.
Pencapaian ini tidak lepas dari besarnya minat pembeli, baik dari segmen rumah tapak terjangkau maupun premium, termasuk di kawasan Park Serpong yang menjadi kontributor utama. Proyek Park Serpong menyumbang hingga 67% dari total pra-penjualan perusahaan. Selain itu, kinerja positif ini juga didukung oleh peluncuran tahap keempat Park Serpong serta pengenalan produk premium baru seperti Belmont Homes dan Bentley Homes.
John menambahkan, LPKR akan terus fokus pada pembangunan hunian berkualitas, terjangkau, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat modern. Pendekatan ini diharapkan mampu mempertahankan posisi perusahaan sebagai pemain kunci di pasar properti Indonesia, khususnya di kawasan Tangerang.
Baca Juga: Transformasi Mal, Ini Strategi Jitu LPKR Gaet Pengunjung dan Dongkrak Kinerja
Meski pasar properti nasional diwarnai tantangan makroekonomi dan daya beli masyarakat yang fluktuatif, LPKR menunjukkan kinerja pra-penjualan yang kuat. Hingga paruh pertama 2025, perusahaan berhasil mencatatkan pra-penjualan sebesar Rp2,47 triliun, yang setara dengan 40% dari target tahunan. Angka ini mencerminkan permintaan yang berkelanjutan, terutama untuk rumah tapak di berbagai segmen harga.
Pencapaian ini tidak lepas dari besarnya minat pembeli, baik dari segmen rumah tapak terjangkau maupun premium, termasuk di kawasan Park Serpong yang menjadi kontributor utama. Proyek Park Serpong menyumbang hingga 67% dari total pra-penjualan perusahaan. Selain itu, kinerja positif ini juga didukung oleh peluncuran tahap keempat Park Serpong serta pengenalan produk premium baru seperti Belmont Homes dan Bentley Homes.
(nng)
Lihat Juga :