Vivo Batal Beli 40.000 Barel BBM dari Pertamina, Gara-gara Tercampur Etanol 3,5%
Rabu, 01 Oktober 2025 - 19:57 WIB
Selain Vivo dan BP-AKR, sejumlah operator lain juga sempat diajak bernegosiasi, antara lain PT Aneka Petroindo Raya (APR), PT Shell Indonesia, PT ExxonMobil Lubricants Indonesia, dan PT AKR Corporindo. Namun, mayoritas menolak tawaran pembelian dengan alasan kandungan bahan bakar tersebut tidak sepenuhnya sesuai dengan spesifikasi kebutuhan mereka.
Dia menyebut APR awalnya menyatakan siap membeli, namun kemudian juga mengurungkan niat. Sementara Shell Indonesia tidak mendapat persetujuan dari birokrasi internal perusahaan sehingga negosiasi terhenti. "Akhirnya, dari semua operator swasta yang kami ajak bicara, tidak ada satu pun yang melanjutkan pembelian," ujarnya.
Baca Juga: Bahlil Sebut SPBU Swasta Setuju Beli BBM dari Pertamina, Speknya Sama?
Dia mengklaim tercampurnya kandungan etanol itu terjadi akibat masalah pada kapal kargo pengangkut, MT Sakura, yang membawa 40.000 barel base fuel tersebut. "Ini faktor teknis dari kapal kargo. Kami masih membuka peluang kerja sama pada pengiriman berikutnya, karena secara prinsip operator swasta tetap membutuhkan tambahan stok BBM ke depan," kata Achmad.
Dia menyebut APR awalnya menyatakan siap membeli, namun kemudian juga mengurungkan niat. Sementara Shell Indonesia tidak mendapat persetujuan dari birokrasi internal perusahaan sehingga negosiasi terhenti. "Akhirnya, dari semua operator swasta yang kami ajak bicara, tidak ada satu pun yang melanjutkan pembelian," ujarnya.
Baca Juga: Bahlil Sebut SPBU Swasta Setuju Beli BBM dari Pertamina, Speknya Sama?
Dia mengklaim tercampurnya kandungan etanol itu terjadi akibat masalah pada kapal kargo pengangkut, MT Sakura, yang membawa 40.000 barel base fuel tersebut. "Ini faktor teknis dari kapal kargo. Kami masih membuka peluang kerja sama pada pengiriman berikutnya, karena secara prinsip operator swasta tetap membutuhkan tambahan stok BBM ke depan," kata Achmad.
(nng)
Lihat Juga :