Tiga Bank Asing Besar Tarik Uang Rp11,5 Triliun dari Indonesia, Ada Apa?

Selasa, 30 Juni 2026 - 15:09 WIB
Tiga bank asing terbesar di Indonesia mulai menarik dana dari Indonesia. FOTO/iStock Photo
JAKARTA - Tiga bank asing terbesar di Indonesia mulai menarik dana dari Indonesia sejak 2024 di tengah meningkatnya kehati-hatian terhadap arah kebijakan ekonomi. Citigroup, Standard Chartered, dan HSBC tercatat mengirimkan kembali laba mereka ke kantor pusat seiring meningkatnya peran pemerintah dalam sektor ekonomi pada era Presiden Prabowo Subianto.

"Indonesia menghadirkan skala pertumbuhan baru bagi Asia. Ketika peta perdagangan kawasan berubah, HSBC berada pada posisi strategis untuk menghubungkan ambisi industri Indonesia dengan modal global dan kami akan terus fokus pada pertumbuhan tersebut," ujar juru bicara HSBC dikutip dari The Japan Times dari Bloomberg, Selasa (30/6/2026).



Baca Juga: Purbaya soal Anggaran MBG: Saya Maunya Nol, Tapi Nggak Bisa Kan

Berdasarkan analisis laporan keuangan ketiga bank tersebut, unit usaha Citigroup, Standard Chartered, dan HSBC di Indonesia telah merepatriasi dana sebesar USD640 juta atau setara Rp11,5 triliun sepanjang 2024 hingga 2025. Nilai tersebut bahkan sedikit melampaui total laba gabungan yang mereka peroleh dalam periode yang sama.

Sebelum pemerintahan Prabowo dimulai pada Oktober 2024, sebagian besar laba bank asing umumnya masih ditahan di Indonesia untuk mendukung ekspansi usaha dan memperkuat modal. Namun tren tersebut mulai berubah seiring meningkatnya kekhawatiran investor terhadap arah kebijakan ekonomi yang dinilai semakin berorientasi pada peran negara.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!