Biaya Nongkrong Kian Mahal, Bikin Orang Enggan Bertemu

Minggu, 19 Juli 2026 - 09:28 WIB
Biaya makan menjadi pengeluaran yang paling membebani saat berkumpul dengan teman. Sebanyak 78,4% responden menyebut biaya makan sebagai pengeluaran terbesar, disusul biaya kopi dan makanan penutup 40,1%, minuman beralkohol 29,7%, hadiah ulang tahun atau perayaan 25,8%, biaya transportasi 22,4%, serta kegiatan hiburan seperti konser dan pameran 20,6%.

Mayoritas responden mengaku menghabiskan sekitar 30.000 hingga 50.000 won untuk sekali bertemu teman. Namun, sekitar sepertiga responden menyatakan mulai merasa keberatan apabila biaya yang harus dikeluarkan melebihi 50.000 won dalam satu kali pertemuan.

Fenomena friendflation merupakan gabungan dari kata friend (teman) dan inflation (inflasi). Istilah ini menggambarkan meningkatnya biaya yang harus dikeluarkan untuk mempertahankan hubungan sosial di tengah kenaikan harga kebutuhan hidup. Dampaknya, banyak orang mulai lebih selektif menghadiri acara sosial, mulai dari nongkrong di kafe, pesta ulang tahun, reuni, hingga acara kantor.

Tekanan biaya juga memengaruhi pilihan pergaulan. Dari responden yang mengurangi pengeluaran, sebanyak 88,8% mengaku lebih dulu membatasi pertemuan dengan teman sekolah atau teman sebaya. Sementara itu, 56,4% responden menilai teman yang gemar mengajak makan di restoran mahal menjadi tipe teman yang paling membebani secara finansial. Selain itu, ajakan untuk berkumpul sambil minum minuman beralkohol atau terlalu sering bertemu juga dinilai meningkatkan tekanan pengeluaran.

Baca Juga: Setelah 4 Bulan Tenang dan Nyaman, Arab Saudi Kembali Dibombardir Iran
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!