Ngeri, UMKM Benar-benar Mati Suri Dihajar Corona

Jum'at, 06 November 2020 - 16:17 WIB
Para pelaku usaha kecil pun harus memutar otak untuk dapat beradaptasi dengan perubahan sekitar. Untuk bertahan hidup, usaha-usaha kecil ini mengalihkan penjualan ke e-commerce. Selama pandemi, terjadi peningkatan transaksi daring sebesar 69%. Menurut Survey Sensum & Neuro Sensum, 59% UMKM berubah fokus ke penjualan daring agar tetap bertahan. Ancaman krisis ekonomi akibat pandemi memaksa pebisnis, dari kelas mikro sampai perusahaan besar, membuka mata lebar-lebar untuk menemukan peluang di tengah kesulitan.

Bahkan menurut Leo, selama pandemi Covid-19 sangat banyak menelurkan sektor UMKM baru atau pelaku usaha baru dan itu perlu didorong oleh pemerintah. "UMKM yang baru ini tumbuh saat pandemi. Jadi bankelity ya harus ditingkatkan. Kuncinya bagaimana kita bisa gabungkan berbagai macam sumber dari UMKM agar bisa menghasilkan positioning UMKM yang sebelumnya unbankable jadi bankable," papar dia.

Baca Juga: Pintu Penyelamat Resesi Ekonomi, Ceburin UMKM ke Digital

Dia melanjutkan, Smesco juga akan membagikan informasi tentang kondisi makroekonomi di tengah pandemi, apa saja risiko dan peluang yang ada, bantuan pemerintah, cara untuk bertahan di tengah krisis. Selain itu pihaknya juga mengadakan peluncuran program terbaru Smesco untuk mendukung UMKM Indonesia yang akan disiarkan gratis secara daring, tanpa registrasi pada tanggal 7-8 November 2020 di Youtube Smesco.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!