Gapki Minta Pemerintah Tak Membuat Aturan yang Memberatkan Ekspor
Senin, 11 Mei 2020 - 08:49 WIB
“Jadi, salah satu bantuan yang bisa menolong petani adalah adanya bantuan modal kerja dengan bunga sangat rendah atau diberikan ‘grace period’ yang panjang hingga roda bisnis berputar kembali. Sedangkan pemberian modal kerja kepada pengusaha supaya bisa membeli dan menyerap hasil panen petani,” katanya.
Kanya mengaku, industri sawit tidak ingin latah seperti industri lainnya yang minta insentif atau diselamatkan. Pasalnya, Gapki tidak mau semakin membebani pemerintah. “Tapi, kami juga bukan sombong bahwa industri kami bisa bertahan. Kami mengikuti saja model insentif dasar yang diberikan pemerintah,” katanya.
Dia menuturkan, salah satu insentif yang sudah diberikan atau dipersiapkan pemerintah untuk pekerja dan pelaku usaha, seperti keringanan pajak, penundaan pembayaran bunga dan pokok pinjaman, atau pembebasan biaya-biaya pokok lainnya selama laju bisnis tersendat.
“Memang dalam kondisi krisis yang panjang, bukan tidak mungkin akan mulai bermunculan yang angkat tangan,” katanya. (Rakhmat Baihaqi)
Kanya mengaku, industri sawit tidak ingin latah seperti industri lainnya yang minta insentif atau diselamatkan. Pasalnya, Gapki tidak mau semakin membebani pemerintah. “Tapi, kami juga bukan sombong bahwa industri kami bisa bertahan. Kami mengikuti saja model insentif dasar yang diberikan pemerintah,” katanya.
Dia menuturkan, salah satu insentif yang sudah diberikan atau dipersiapkan pemerintah untuk pekerja dan pelaku usaha, seperti keringanan pajak, penundaan pembayaran bunga dan pokok pinjaman, atau pembebasan biaya-biaya pokok lainnya selama laju bisnis tersendat.
“Memang dalam kondisi krisis yang panjang, bukan tidak mungkin akan mulai bermunculan yang angkat tangan,” katanya. (Rakhmat Baihaqi)
(ysw)
Lihat Juga :