Desa di Kediri Memperbaiki Taraf Hidup Saat Pandemi lewat Pertanian Bawang Sayur

Rabu, 02 Desember 2020 - 21:36 WIB
(Baca Juga: Pemerintah Minta Askrindo Hati-hati Jamin Kredit Saat Pandemi )

Sambung dia menambahkan, di desanya panen hasil tani bawang daun memakan waktu 45 hingga 60 hari dan sekali panen para petani bisa mendapatkan omzet mencapai Rp.100 juta untuk 1 hektar sawah, karena nilai jual bawang daun sangat stabil dikisaran Rp 12.000 - Rp 13.000 perkilo.

"Nilai jual bawang daun disini memang lebih tinggi dari bawang sayur impor yang kisaran 7ribu - 8ribu, namun dari segi rasa dan keawetan, bawang sayur kami lebih unggul sehingga banyak dicari,” ujarnya.

Dorongan untuk UMKM

Sebagai bentuk wujud mendukung program pemerintah, PT Asuransi Kredit Indonesia atau Askrindo, anggota dari Holding Perasuransian dan Penjaminan Indonesia Finansial Grup (IFG) melakukan kegiatan pelatihan pengembangan UMKM bagi Kelompok Tani Bawang Sayur di Desa Siman, Kecamatan Kepung, Kediri.

(Baca Juga: Askrindo Syariah dan Peruri Jalin Kerja Sama Implementasi Tanda Tangan Digital )
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!