Ekspor Terus Menguat, Dompet Pekebun Sawit Makin Tebal

Selasa, 15 Desember 2020 - 13:10 WIB
Ekspor ke Uni Eropa naik 38.090 ton (10,57%), Pakistan naik 33.680 ton (19,35%), Timur Tengah naik 22.910 ton (14,53). Sedangkan ekspor ke China hanya naik 4.020 ton (0,62%) dan ke Bangladesh turun 1.130 ton (-1,31%) dan ekspor ke Afrika turun 51.170 ton (-17,95%).

Produksi pada bulan Oktober mencapai 4,76 juta ton yang lebih tinggi 0,9% dari produksi September. Secara YoY sampai dengan Oktober, produksi 2020 lebih rendah (-2,3%) dari 2019. "Walaupun masih negatif, defisit YoY sampai dengan Oktober menunjukkan perbaikan yang konsisten," jelas Mukti.

(Baca Juga: Punya Potensi Besar, Bisnis Sawit 'Nggak Ada Matinya')

Sementara konsumsi dalam negeri secara total mencapai 1,47 juta ton, naik 2% dari konsumsi bulan September. Kenaikan pada konsumsi untuk industri pangan sebesar 3,7% menjadi 692.000 ton. Konsumsi untuk biodiesel bulan Oktober adalah 599.000 ton lebih rendah (-4,9%) dari bulan September yang mungkin disebabkan turunnya mobilitas penduduk sebagai dampak pandemi Covid-19 belum pulih.

Konsumsi pangan yang pada Oktober mencapai 667.000 ton secara konsisten juga naik sejak bulan Juni, meskipun belum sama dengan sebelum pandemi yang pada Februari 2020 mencapai 786.000 ton. Konsumsi oleokimia tercatat mencapai 181.000 ton atau 22,5% lebih tinggi dari bulan September.
(fai)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!