Kementerian ESDM Patok Investasi Migas Tahun Ini Rp246 Triliun
Senin, 18 Januari 2021 - 16:19 WIB
Dari sisi hulu, pemerintah terus menyiapkan pasokan migas dengan memberikan lima persetujuan studi bersama dan satu izin survei umum untuk wilayah kerja (WK) migas di tahun 2020 dan menyiapkan penawaran 10 WK migas yang akan dilakukan secara bertahap.
"Bapak Menteri sudah memberikan fleksibilitas bentuk kontrak dalam lelang wilayah kerja yang sebelumnya hanya gross split sekarang bisa ditambah PSC Cost Recovery ataupun bentuk lainnya," jelas Tutuka. ( Baca juga:Banjir Kalsel, Jokowi: Sungai Barito Tak Mampu Tampung 2,1 Miliar Kubik Air Hujan )
Sementara, target lifting migas tahun 2021 sesuai APBN ditetapkan sebesar 1.712 mboepd, terdiri atas lifting minyak sebesar 705 mbopd dan lifting gas 1.007 mboepd. Sedangkan asumsi harga minyak mentah Indonesia (ICP) pada 2021 diperkirakan sebesar USD45 per barel.
"Bapak Menteri sudah memberikan fleksibilitas bentuk kontrak dalam lelang wilayah kerja yang sebelumnya hanya gross split sekarang bisa ditambah PSC Cost Recovery ataupun bentuk lainnya," jelas Tutuka. ( Baca juga:Banjir Kalsel, Jokowi: Sungai Barito Tak Mampu Tampung 2,1 Miliar Kubik Air Hujan )
Sementara, target lifting migas tahun 2021 sesuai APBN ditetapkan sebesar 1.712 mboepd, terdiri atas lifting minyak sebesar 705 mbopd dan lifting gas 1.007 mboepd. Sedangkan asumsi harga minyak mentah Indonesia (ICP) pada 2021 diperkirakan sebesar USD45 per barel.
(uka)
Lihat Juga :