Ekonomi Indonesia Diproyeksi Tembus 6% pada Tahun 2021

Selasa, 19 Januari 2021 - 02:50 WIB
“Mobilitas yang lebih baik sejalan dengan pemberian vaksin dalam skala besar, kebijakan fiskal dan moneter yang akomodatif, serta efek dasar yang rendah kemungkinan akan mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia di 2021," kata Lee di Jakarta, Senin (18/1/2021).

Meskipun demikian, lanjut Lee, pengetatan kembali pembatasan pergerakan masyarakat berpotensi mempengaruhi kecepatan pemulihan ekonomi. Secara keseluruhan pihaknya melihat dampak ekonomi yang lebih kecil dibandingkan tahun lalu sejalan dengan pembatasan yang lebih lunak, kondisi global yang lebih baik, dan membaiknya adaptasi masyarakat terhadap penerapan protokol kesehatan.

(Baca juga: PPKM Diperpanjang, Nyawa Bisnis Restoran Bakalan Meregang )

"Kami mengharapkan pemulihan yang lebih berarti terjadi di semester kedua 2021 dan di tahun 2022 karena peluncuran dan distribusi vaksin akan meningkatkan kepercayaan konsumen dan melepaskan permintaan yang terpendam di sektor-sektor yang terpuruk seperti pariwisata, perdagangan dan transportasi,” tuturnya.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!