Manfaatkan Energi Bersih, PLN Gandeng Perhutan dan PTPN III
Sabtu, 23 Januari 2021 - 01:04 WIB
“Upaya co-firing di masa sekarang ini kita kebut. Tentu dengan kerja sama BUMN ini memberikan impact yang besar pada masyarakat,” ungkapnya.
Dia menambahkan, melalui kerja sama ini, maka upaya untuk memenuhi target bauran energi EBT 23% pada 2025 akan difokuskan pada inisiatif strategis green-booster berupa co-firing biomassa.
“Co-firing biomassa selain dapat memenuhi target bauran energi, juga dapat memenuhi keekonomian penyediaan tenaga listrik dan dilakukan dalam waktu yang relatif lebih cepat,” tuturnya.
Secara bertahap, implementasi co-firing PLTU milik PLN akan berjalan sampai dengan 2024. Diprediksikan, kebutuhan biomassa yang berasal dari hutan tanaman energi dan sampah tersebut dapat mencapai 9 juta ton dalam setahun. Di tahun 2021 PLN merencanakan uji coba dan implementasi di 17 lokasi.
Direktur Utama Perhutani Wahyu Kuncoro mengatakan, pihaknya siap mendukung PLN dalam penyediaan biomassa untuk PLTU batu bara. Perhutani sudah merintis biomassa sejak tahun 2013 dengan tanaman energi seluas 2.000 hektare untuk merespons kebutuhan pasar energi.
Baca Juga : Terapkan Metode Co-firing Biomassa, PLTU Suralaya Dukung Pembangkit Energi Bersih
Dia menambahkan, melalui kerja sama ini, maka upaya untuk memenuhi target bauran energi EBT 23% pada 2025 akan difokuskan pada inisiatif strategis green-booster berupa co-firing biomassa.
“Co-firing biomassa selain dapat memenuhi target bauran energi, juga dapat memenuhi keekonomian penyediaan tenaga listrik dan dilakukan dalam waktu yang relatif lebih cepat,” tuturnya.
Secara bertahap, implementasi co-firing PLTU milik PLN akan berjalan sampai dengan 2024. Diprediksikan, kebutuhan biomassa yang berasal dari hutan tanaman energi dan sampah tersebut dapat mencapai 9 juta ton dalam setahun. Di tahun 2021 PLN merencanakan uji coba dan implementasi di 17 lokasi.
Direktur Utama Perhutani Wahyu Kuncoro mengatakan, pihaknya siap mendukung PLN dalam penyediaan biomassa untuk PLTU batu bara. Perhutani sudah merintis biomassa sejak tahun 2013 dengan tanaman energi seluas 2.000 hektare untuk merespons kebutuhan pasar energi.
Baca Juga : Terapkan Metode Co-firing Biomassa, PLTU Suralaya Dukung Pembangkit Energi Bersih
Lihat Juga :