LTC Glodok Hadirkan Kios Multifungsi untuk Mudahkan Mobilitas Dagang

Rabu, 10 Februari 2021 - 23:11 WIB
Lindeteves Trade Center (LTC) Glodok menawarkan kios multifungsi dalam jumlah terbatas hanya 17 unit. Foto/Dok
JAKARTA - Upaya Lindeteves Trade Center (LTC) Glodok untuk memanjakan konsumennya dengan menghadirkan Kios Multifungsi patut diacungi jempol. Kios ini nantinya akan memudahkan mobilitas dalam berdagang. Sales Manager LTC Glodok, Diana menjelaskan, Lindeteves Trade Center (LTC) Glodok menawarkan kios multifungsi dalam jumlah terbatas hanya 17 unit.




Kios multifungsi ini bisa dimanfaatkan sebagai gudang, toko , maupun kantor. Berada di lantai dasar atau GF1 dengan akses pintu masuk langsung, kios ini akan mendatangkan banyak keuntungan bagi pemiliknya.

LTC Glodok berlokasi di Jakarta Barat dan dikenal sebagai sentra terlengkap peralatan industri, teknik, elektronik dan lain-lain. Pusat perbelanjaan ini merupakan salah satu proyek besutan Agung Podomoro Group.

“Disebut kios multifungsi karena memang banyak manfaatnya. Kios ini bisa dipergunakan sebagai gudang, toko atau kantor. Lokasinya juga di lantai dasar, dengan dekat akses drop off barang sehingga memudahkan mobilitas dalam berdagang,” kata Sales Manager LTC Glodok, Diana di Jakarta, Rabu (10/2/2021).



Kios ini dipasarkan dengan harga sangat terjangkau mulai Rp63 juta hingga Rp95 juta per m2. Diana mengungkapkan, hal ini akan mendukung pelaku bisnis maupun pedagang yang tengah mencari tempat untuk usahanya.

“LTC sudah sangat ramai sekali untuk harga kios sangat kompetitif. Bahkan jika dibandingkan dengan kios sejenis di sekitar Glodok bisa dijual dengan harga Rp200-300 juta per meter persegi,” kata Diana.

APG juga memberikan berbagai kemudahan bagi calon pembeli kios LTC Glodok. Kios multifungsi ini bisa dicicil hingga 45 kali langsung ke pengembang tanpa bunga dan DP, serta bisa langsung buka usaha. Hal ini tentu sangat menarik karena pemilik usaha bisa mencicil sembari membuka bisnisnya.

Saat ini, ada 3.241 unit kios di LTC Glodok dan tersisa 288 unit yang belum dipasarkan. Adapun tingkat keterisian mencapai 98% dari seluruh unit yang terisi, 80-90% pemilik menggunakannya sendiri untuk tempat usaha & sisanya adalah investor.
Halaman :
tulis komentar anda
Video Rekomendasi
Berita Terkait
Rekomendasi
Terpopuler
Berita Terkini More