Program Kartu Prakerja Meningkatkan Kualitas Penduduk Usia Produktif
Minggu, 17 Mei 2020 - 22:24 WIB
Politisi muda Golkar ini menekankan pentingnya dukungan atas upaya-upaya pemerintah dalam melakukan percepatan realisasi Program Kartu Prakerja. "Pemerintah dituntut untuk bergerak cepat dalam mengantisipasi lonjakan angka pengangguran yang diakibatkan oleh PHK selama masa pandemi Covid-19 ini," katanya.
Sebagaimana diketahui, melalui Program Kartu Pra Kerja, para penerima program akan mendapatkan pembekalan diri dan pelatihan vokasi. Yakni, berupa skilling, upskilling, dan reskilling guna mengembangkan kompetensi kerja masing-masing peserta. Skilling menargetkan para pengangguran yang termasuk dalam kelompok fresh graduate atau pencari kerja baru yang membutuhkan pembekalan skill.
Upskilling dan reskilling ditargetkan untuk para pengangguran korban PHK yang ingin meningkatkan skill yang telah dimiliki atau menambah skill baru. "Dengan adanya Kartu Prakerja, penduduk usia produktif diarahkan untuk lebih cepat siap menyongsong profesi yang akan digelutinya di masa depan. Besarnya jumlah usia produktif di Indonesia memang perlu dipersiapkan secara kualitas pula," kata Dyah Roro menutup.
Sebagaimana diketahui, melalui Program Kartu Pra Kerja, para penerima program akan mendapatkan pembekalan diri dan pelatihan vokasi. Yakni, berupa skilling, upskilling, dan reskilling guna mengembangkan kompetensi kerja masing-masing peserta. Skilling menargetkan para pengangguran yang termasuk dalam kelompok fresh graduate atau pencari kerja baru yang membutuhkan pembekalan skill.
Upskilling dan reskilling ditargetkan untuk para pengangguran korban PHK yang ingin meningkatkan skill yang telah dimiliki atau menambah skill baru. "Dengan adanya Kartu Prakerja, penduduk usia produktif diarahkan untuk lebih cepat siap menyongsong profesi yang akan digelutinya di masa depan. Besarnya jumlah usia produktif di Indonesia memang perlu dipersiapkan secara kualitas pula," kata Dyah Roro menutup.
(akr)
Lihat Juga :