Roadmap Pengembangan Bank Hadir Demi Selamat dari Pandemi, OJK Ungkap Poin Pentingnya

Kamis, 18 Februari 2021 - 18:17 WIB
Pihaknya melihat di tengah perlambatan kredit 2020 kredit tahun ini diyakini akan meningkat dan akan mendorong pertumbuhan ekonomi. Secara konservatif, pertumbuhan demand kredit di triwulan ini diharapkan mendorong kredit tumbuh mencapai 7-9%. Ini bila semua berjalan dengan baik, ditambah dengan vaksinasi yang baik, Covid-19 diatasi dengan baik, demand kredit dan likuiditas terjaga.

"Kami juga bersiap bila semua faktor berjalan lambat, tidak bisa memitigasi dampak Covid19, lalu demand kredit belum baik, sektor riil belum pulih. Perkiraan minimalnya kredit masih bisa tumbuh 4-4,5%," katanya.

Dia juga menambahkan, OJK tetap memperhatikan hal yang perlu diatasi khususnya jurang selisih antara kredit yang masih minus dan pertumbuhan DPK. "Ini jadi perhatian kita dan perbankan terus membuat mitigasi terhadap berbagai tantangan," lanjutnya.

Baca Juga: Kebijakan Restrukturisasi Kredit OJK Dianggap Ibarat Bom Waktu


Heru juga melihat berbagai tantangan, dalam jangka pendek sangat krusial, seperti pemulihan ekonomi. Ini tantangan jangka pendek yang perlu diatasi bersama dengan potensi kebijakan stimulus, dan perpanjangan POJK Nomor 11. "Kita terus mitigasi dampak dari restrukturisasi kredit. Volatilitas pasar keuangan jangka pendek juga kita cermati," terangnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!