Harga Batu Bara Cenderung Turun, Pasar Domestik Lebih Menarik
Selasa, 09 Maret 2021 - 14:34 WIB
Pengamat Ekonomi Energi Universitas Gadjah Mada (UGM) Fahmy Radhi mengatakan, penyumbang utama perbaikan permintaan batu bara masih didominasi oleh China, India, dan Asia Tenggara, yang mencapai sekitar 65% dari total permintaan batu bara dunia.
“Selain sebagai produsen batu bara, China merupakan konsumen batu bara terbesar di dunia” katanya.
Dia menambahkan, dalam kondisi volume konsumsi batu bara di China lebih besar dari pada volume produksi batu bara, China berperan penting dalam mengendalikan harga batu bara dunia pada harga relatif rendah. Berakhirnya musim dingin dan perayaan Imlek menyebabkan penggunaan listrik di China melandai sehingga permintaan batu bara di China juga akan semakin menurun, yang menyebabkan harga batu bara dunia akan kembali terkoreksi pada bulan-bulan berikutnya.
“Selain itu, indeks manufaktur pun tidak menunjukkan kenaikan, sehingga kebutuhan akan listrik juga tidak melonjak,” ucapnya.
Baca juga: Ahli Tambang Minta Kebijakan Mineral dan Batu Bara Harus Ditinjau Berkala
“Selain sebagai produsen batu bara, China merupakan konsumen batu bara terbesar di dunia” katanya.
Dia menambahkan, dalam kondisi volume konsumsi batu bara di China lebih besar dari pada volume produksi batu bara, China berperan penting dalam mengendalikan harga batu bara dunia pada harga relatif rendah. Berakhirnya musim dingin dan perayaan Imlek menyebabkan penggunaan listrik di China melandai sehingga permintaan batu bara di China juga akan semakin menurun, yang menyebabkan harga batu bara dunia akan kembali terkoreksi pada bulan-bulan berikutnya.
“Selain itu, indeks manufaktur pun tidak menunjukkan kenaikan, sehingga kebutuhan akan listrik juga tidak melonjak,” ucapnya.
Baca juga: Ahli Tambang Minta Kebijakan Mineral dan Batu Bara Harus Ditinjau Berkala
Lihat Juga :