Ketika Pendiri Bank Jago 'Berkokok' Soal Bank Digital

Selasa, 23 Maret 2021 - 21:32 WIB
Dia menuturkan, model bisnis Bank Jago menyatukan model bisnis digital di AS, Eropa, dan Asia seperti China dan Korea Selatan. Kemudian model bisnis itu ditambahkan dengan keunikan yang ingin ditonjolkan Bank Jago. "Kita jangan copycat dari model bisnis orang lain. Bank Jago juga berbeda dari Jenius (BTPN) secara teknologi yang digunakan," katanya.

Di Eropa dan AS, model bisnis yang ditonjolkan lebih banyak mengenai life centric. Tak heran, berbagai platform digital di negara maju itu dilengkapi dengan desain UI/UX yang sangat canggih.

( Baca juga:Diminati Pejabat hingga Pembalap, Beli Toyota GR Yaris Akan Diundi )

Sedangkan model bisnis di China dan Korea lebih mengacu pada penggabungan ekosistem sehingga mampu tumbuh lebih cepat. Keunggulan dari masing-masing model bisnis ini akhirnya diadopsi Bank Jago.

"Saya juga belajar banyak waktu luncurkan Jenius dari awal. Kita fokus di life centric solution, tapi tetap bekerja sama dan berkolaborasi membangun ekosistem," katanya.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!