Asian Agri Targetkan Peremajaan Sawit Tiap Tahun 5.000 Ha

Rabu, 28 April 2021 - 13:03 WIB
Merujuk data Ditjen Perkebunan, rerata kebutuhan dana replanting Rp62 juta per ha. Namun, perusahaan berupaya mengefisienkan pengeluaran biaya replanting. Bernard menuturkan semakin besarnya luasan kebun membuat perusahaan berupaya mengelola cost lebih rendah. Perusahaan memegang tiga prinsip dalam peremajaan lahan quality, productivity, dan cost. Asian Agri juga aktif mendampingi petani mitra yang akan memasuki periode replanting.

(Baca juga:Gapki Bentuk Satgas Percepatan Peremajaan Sawit Rakyat)

Menurut Bernard, perusahaan memberikan perhatian penuh terhadap peremajaaan kebun sawit petani yang menjadi mitra. Asian Agri mendampingi petani sawit dari pemilihan bibit unggul, persiapan lahan, penanaman hingga perawatan dengan praktik agronomi terbaik. Sebab, replanting sawit rakyat sangat strategis untuk meningkatkan produktivitas tanaman dan kesejahteraan petani sawit.

“Kami lakukan pendampingan secara maksimal kepada petani. Kehadiran BPDP Kelapa Sawit melalui hibah dana peremajaan sangat membantu pembiayaan petani,” jelasnya.

Atas dasar itulah, ia menekankan, replanting harus dipersiapkan sangat baik dan terencana. Tidak bisa, replanting ini menjadi ajang spekulasi. Fokus utama penyediaan benih berkualitas dan bagus dengan dukungan Best Practices Management.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!