12 Jalan Tol Dijual, Waskita Karya Ngarep Kantongi Duit Rp20 Triliun

Senin, 10 Mei 2021 - 13:55 WIB
Nilai divestasi sejumlah ruas jalan tol milik PT Waskita Karya (Persero) Tbk diproyeksi mencapai Rp20 triliun yang dijembatani oleh Indonesia Authority Investment (INA). Foto/Dok
JAKARTA - Nilai divestasi (menjual sebagian saham) sejumlah ruas jalan tol milik PT Waskita Karya (Persero) Tbk diproyeksi mencapai Rp20 triliun. Angka tersebut bersumber dari penjualan aset 12 ruas tol yang dijembatani oleh Indonesia Investment Authority (INA) .

Baca Juga: Waskita Karya Jual Ruas Jalan Tol, Kementerian BUMN Beri Respons Begini



Perkiraan tersebut pun didasarkan pada rasio utang terhadap ekuitas atau debt to equity ratio (DER) yang berada di posisi 3-4 persen. Dengan kondisi itu, emiten optimis bisa meraup nilai Rp 20 triliun.

"Dengan debt to equity ratio di posisi 3-4 persen, dengan Rp20 triliun kami bisa leverage kemampuan kami 3-4 kali untuk mengerjakan infrastruktur," ujar Direktur Utama Waskita Karya, Destiawan Soewardjono dikutip Senin (10/5/2021).

Manajemen mencatat, dari 12 aset pelat merah, terdapat 6-9 ruas tol yang siap diakuisisi investor. Secara agregat, hasil transaksi tersebut, ditargetkan emiten untuk membangun 1.000 kilometer (km) jalan tol baru dengan pendanaan yang diperkirakan sebesar Rp 60 triliun.

"Jadi, kami bisa mengerjakan infrastruktur hingga Rp60 triliun dan bisa bangun 1.000 kilometer tol lagi," katanya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!