Pengusaha Bioskop Babak Belur, CGV Rugi Rp446 Miliar di 2020
Jum'at, 28 Mei 2021 - 08:34 WIB
BLTZ mencatatkan adanya penurunan beban pokok penjualan di tahun 2020 menjadi Rp323,19 miliar dari periode yang sama tahun sebelumnya Rp872,73 miliar, beban umum dan administrasi juga turun menjadi Rp218,96 miliar dari sebelumnya Rp391,75 miliar. Beban lain-lain mengalami kenaikan menjadi Rp106,03 miliar dari sebelumnya pendapatan lain-lain Rp7,23 miliar.
Baca Juga: Morgan Stanley Bakal Tutup Bisnis Broker di RI, Ini Dampaknya Bagi Pasar Modal
Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas operasi tercatat Rp93,50 miliar, arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas investasi tercatat Rp117,41 miliar, dan arus kas bersih yang diperoleh dari aktivitas pendanaan tercatat Rp182,44 miliar. Graha Layar Prima mencatatkan liabilitas sebesar Rp1,63 triliun dan ekuitas sebesar Rp796,35 miliar. Adapun total aset perseroan meningkat menjadi Rp2,43 triliun dibanding tahun 2019 sebesar Rp1,91 triliun.
Baca Juga: Morgan Stanley Bakal Tutup Bisnis Broker di RI, Ini Dampaknya Bagi Pasar Modal
Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas operasi tercatat Rp93,50 miliar, arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas investasi tercatat Rp117,41 miliar, dan arus kas bersih yang diperoleh dari aktivitas pendanaan tercatat Rp182,44 miliar. Graha Layar Prima mencatatkan liabilitas sebesar Rp1,63 triliun dan ekuitas sebesar Rp796,35 miliar. Adapun total aset perseroan meningkat menjadi Rp2,43 triliun dibanding tahun 2019 sebesar Rp1,91 triliun.
(nng)
Lihat Juga :